JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Kementerian Agama menjajaki kerja sama dengan University of Melbourne, Australia, untuk memperluas akses siswa madrasah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berkelas dunia. Penjajakan itu dibahas saat delegasi University of Melbourne mengunjungi kantor pusat Kementerian Agama.
Kerja sama tersebut dikembangkan melalui program Madrasah Goes Abroad. Program ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa, tetapi juga membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menembus perguruan tinggi luar negeri.
Peserta akan mendapatkan pendampingan intensif atau coaching mengenai kampus tujuan, prosedur pendaftaran, penyusunan esai, hingga strategi memperoleh Letter of Acceptance (LoA).
Pada 2026, Kemenag memperluas sasaran program yang sebelumnya berfokus pada siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC). Kini, siswa dari berbagai madrasah unggulan di Indonesia juga dapat mengikuti program tersebut.
Pendampingan diberikan secara gratis dengan melibatkan tim pakar dari UIN Raden Fatah Palembang. Perluasan sasaran ini diharapkan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada siswa madrasah untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi perguruan tinggi internasional.
University of Melbourne juga membuka peluang bagi lulusan madrasah untuk melanjutkan studi di sejumlah bidang, antara lain Islamic Studies, Arts, serta Engineering and Information Technology.
Direktur KSKK Madrasah Nyayu Khadijah mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada akses siswa madrasah ke perguruan tinggi. Kemenag dan University of Melbourne juga tengah menyiapkan rancangan Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperluas kolaborasi ke jenjang pendidikan tinggi.
Skema yang disiapkan antara lain pertukaran mahasiswa, program beasiswa magister dan doktor, serta penelitian bersama antarakademisi.
Dukungan terhadap penguatan kerja sama pendidikan tersebut juga datang dari Kedutaan Besar Australia di Indonesia. Perwakilan Australia siap membantu menyosialisasikan berbagai peluang pendidikan di Australia kepada jaringan madrasah di Indonesia.
Saat ini, formulasi program beasiswa lanjutan masih dimatangkan. Salah satu pertimbangannya ialah memastikan jumlah calon mahasiswa dari madrasah yang siap diarahkan untuk melanjutkan studi di University of Melbourne.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Kemenag memperluas kesempatan siswa madrasah mengakses pendidikan tinggi internasional sekaligus memperkuat daya saing lulusan madrasah di tingkat global. (ihd)














