“Itu bukan terkait tax amnesty. Ini hanya memang pengurangan. Saya tegaskan, bukan tax amnesty,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, di Jakarta, Jumat.
Jumat, 21 November 2025

Ilustrasi - Dibuat dengan AI. (jennus)
“Itu bukan terkait tax amnesty. Ini hanya memang pengurangan. Saya tegaskan, bukan tax amnesty,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, di Jakarta, Jumat.
Menurut Anang, perkara ini berfokus pada dugaan praktik memperkecil kewajiban pembayaran pajak oleh sejumlah perusahaan atau wajib pajak pada periode 2016–2020. Praktik itu diduga melibatkan oknum pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Anang juga membenarkan adanya tindakan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap beberapa pihak yang berkaitan dengan penyidikan. Langkah tersebut diambil untuk memastikan proses penyidikan tidak terhambat. “Kekhawatiran dari penyidik, seandainya nanti bepergian ke luar negeri, itu akan menghambat proses penyidikan,” katanya.
Kasus ini terungkap setelah Kejagung menerima laporan masyarakat. Penyidik kemudian melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi dan menyita barang bukti untuk mendalami dugaan tindak pidana tersebut.
Dari data Direktorat Jenderal Imigrasi, mantan Direktur Jenderal Pajak berinisial KD menjadi salah satu pihak yang diminta dicegah bepergian ke luar negeri. Selain KD, empat nama lain yang turut dicegah ialah BNDP, HBP, KL, dan VRH. Pencegahan berlaku sejak 14 November 2025 hingga 14 Mei 2026 dengan alasan terkait “korupsi”.
Upaya ini menandai langkah lanjutan Kejagung dalam menelusuri dugaan penyimpangan yang merugikan negara dalam sektor perpajakan. (ihd)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Jumat, 3 Juli 2026 - 14:56 WIB
Kerugian Akibat Penipuan Digital Tembus Rp7,5 Triliun, Komdigi Desak Operator Perkuat Fitur Anti-ScamJumat, 3 Juli 2026 - 14:18 WIB
Rekonstruksi Penyekapan di Bandung Peragakan 21 Adegan, Tersangka Akui Seluruh PerbuatannyaKamis, 2 Juli 2026 - 23:18 WIB
KPK Telusuri Dugaan Aset Gratifikasi Ma’ruf Cahyono, Istri dan Anak DiperiksaKamis, 2 Juli 2026 - 20:23 WIB
Kasus Penyerangan Markas Cabang LMP Kabupaten Karo Mandek, Ratusan Massa Geruduk PolresKamis, 2 Juli 2026 - 16:47 WIB
Jaksa Ajukan Banding atas Vonis 10 Tahun Nadiem, Terdakwa Tempuh Upaya Hukum JugaBerita Terbaru

Lampung
Pemprov Lampung Jadikan Pesenggiri Festival 2026 Momentum Pelestarian Budaya
Jumat, 3 Jul 2026 - 15:10 WIB

HUKUM
Jumat, 3 Jul 2026 - 14:56 WIB

MEDAN
Jadikan Panggung APEKSI Klaim Keberhasilan Bangun Medan, Sikap Bobby Nasution Justru Dikritik Publik
Jumat, 3 Jul 2026 - 14:43 WIB

Yogyakarta
Ruzan & Vita Siap Rilis MV “Takkan Berpisah”, Sajikan Kisah Cinta dan Perjalanan Kembali ke Musik
Jumat, 3 Jul 2026 - 14:27 WIB

HUKUM
Rekonstruksi Penyekapan di Bandung Peragakan 21 Adegan, Tersangka Akui Seluruh Perbuatannya
Jumat, 3 Jul 2026 - 14:18 WIB

