Kampung Kalapa Cagak Gelar Kirab Budaya Mapag Sri, Petani Harapkan Panen Berkualitas

Senin, 10 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Pandeglang – Masyarakat Kampung Kalapa Cagak, Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, antusias menggelar Mapag Sri, Senin (10/02/2025). Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur dalam menyambut hasil panen.

Berdasarkan pantauan, ratusan masyarakat memulai kegiatan ini dengan arak arakan dengan menggotong padi serta berbagai macam hasil panen palawija, dengan cara diarak keliling kampung.

Tampak masyarakat begitu antusias mengikuti arak arakan kreasi budaya dengan menampilkan berbagai replika karya masyarakat setempat. Baik kalangan tua, muda, remaja, hingga anak-anak tumpah ruah berbahagia memenuhi jalan kampung Desa Teluklada.

Ketua dewan adat, Suparna menuturkan, mapag sri merupakan ungkapan syukur atas hasil panen kali ini yang berlimpah ruah. Sebelumnya, masyarakat telah melakukan sedekah bumi yang dilakukan sebelum masa tanam.

“Karena awal kita menanamkan padi tetap memohon ridho Allah dan akhir setelah panen rasa syukur kita terhadap Allah karena kita semua para petani akan menghadapi hasil panen. Mudah-mudahan dengan hasil yang melimpah dan barokah,” kata dia.

Menurut dia, tradisi ini berasal dari kata mapag yang berarti menjemput, dan sri representasi dari Dewi Sri yang diartikan tanaman padi. Jadi Mapag Sri adalah upacara atau tradisi untuk menyambut padi atau panen raya.

“Untuk mapag sri sendiri karena mau jemput panen padi mudah-mudahan hasilnya melimpah. Artinya dewi sri yang pada saat itu leluhur kita dilestarikan maka kita sebagai warisan-warisan budaya tetap harus melaksanakan itu,” ujarnya.

Ia menerangkan, tradisi ini menjadi agenda rutin setiap tahun yang dilakukan masyarakatnya, khususnya para petani di Kampung Kalapa Cagak. Rangkaian kegiatan adalah arak arakan atau kirab kreasi budaya.

“Sebelum acara ini dilaksanakan semalam ditaruh di tempat keramat kita semua dewan adat berkumpul mengadakan tawasul yaitu padi yang mau dipetik itu,” ucap dia.

Pihaknya berharap, dengan mengadakan kegiatan ini, hasil panen masyarakat akan semakin melimpah.

Ditempat sama, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Wahyu Widiyanti menyambut baik adanya budaya ini. Menurut dia, kegiatan yang diawali dengan sedekah bumi sampai dengan Mapag Sri diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi dan produktivitas pertanian.

“Mudah-mudahan kolaborasi antara beberapa OPD terkait bisa meningkatkan atau memajukan budaya yang sudah turun temurun di kecamatan Sobang ini menjadi sebuah wisata budaya leluhur yang bisa terus menerus ditingkatkan dan nanti hasilnya bisa menciptakan sebuah wisata agribisnis di kabupaten Pandeglang,” tuturnya.

Sementara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang, Tb. A. Khatibul Umam yang hadir dalam kegiatan ini, turut mendoakan seluruh warga Kampung Kalapa Cagak mendapatkan keberkahan sehingga dapat membangun desa khususnya di bidang pertanian agar cita-cita menjadikan desa lumbung pangan dapat terwujud.

“Kalau hasil panen melimpah tentunya akan berdampak secara langsung kepada sektor ekonomi. Secara ekonomi masyarakat akan sejahtera,” pungkasnya.(Denny)

Berita Terkait

Andra Soni Tekankan Pengelolaan Keuangan Banten Harus Efektif, Efisien, dan Akuntabel
Gubernur Andra Soni Dorong Ekonomi Banten Tumbuh Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan
Deden Apriandhi Dorong Karang Taruna Jadi Penggerak Pembangunan di Banten
Polda Banten Ungkap Dugaan Korupsi Kredit BJB Rp9,4 Miliar, Kerugian Negara Capai Rp8,7 Miliar
Gubernur Banten Dorong Masyarakat Ciptakan Solusi Lingkungan melalui TTG
Gubernur Banten Andra Soni Ajak PS Sejati Bersinergi Jaga Kondusivitas Daerah
Rumah Kantor Bhabinkamtibmas Desa Cemplang Resmi Diresmikan Kapolda Banten
Deden Apriandhi Dorong Karang Taruna Jadi Penggerak Pembangunan di Banten

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:27 WIB

Andra Soni Tekankan Pengelolaan Keuangan Banten Harus Efektif, Efisien, dan Akuntabel

Jumat, 4 September 2026 - 15:06 WIB

Gubernur Andra Soni Dorong Ekonomi Banten Tumbuh Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan

Jumat, 4 September 2026 - 14:20 WIB

Deden Apriandhi Dorong Karang Taruna Jadi Penggerak Pembangunan di Banten

Jumat, 4 September 2026 - 14:14 WIB

Polda Banten Ungkap Dugaan Korupsi Kredit BJB Rp9,4 Miliar, Kerugian Negara Capai Rp8,7 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 17:11 WIB

Gubernur Banten Dorong Masyarakat Ciptakan Solusi Lingkungan melalui TTG

Berita Terbaru