Kamboja Tarik Seluruh Atlet dari SEA Games 2025, Faktor Keamanan Jadi Alasan Utama

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah atlet Kamboja sempat mengikuti defile upacara pembukaan SEA Games ke-33 di Stadion Utama Rajamangala, Bangkok. (seagames)

Sejumlah atlet Kamboja sempat mengikuti defile upacara pembukaan SEA Games ke-33 di Stadion Utama Rajamangala, Bangkok. (seagames)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Pemerintah Kamboja menarik seluruh atletnya dari ajang SEA Games 2025 di Thailand, Rabu (10/12), setelah situasi keamanan di perbatasan kedua negara kembali memanas. Langkah itu diumumkan melalui surat resmi Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC) kepada Chief Executive Officer Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF), Dato’ Seri Chaiyapak Siriwat.

Dalam surat yang bertanggal 10 Desember, NOCC menyebut keputusan tersebut diambil karena meningkatnya kekhawatiran dari keluarga para atlet. Sejumlah keluarga meminta agar kerabat mereka dipulangkan segera mengingat eskalasi konflik di wilayah perbatasan.

NOCC menegaskan, keputusan mundur tidak diambil dengan mudah. Delegasi Kamboja telah menerima sambutan hangat dari Komite Penyelenggara Thailand maupun Komite Olimpiade Nasional Thailand. Bahkan, sejumlah atlet sempat mengikuti defile upacara pembukaan SEA Games ke-33 di Stadion Utama Rajamangala, Bangkok, meski hanya diikuti sebagian kecil kontingen.

NOCC menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul setelah keikutsertaan simbolis pada upacara pembukaan. Mereka memastikan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan SEAGF terkait pengaturan kepulangan atlet serta pemenuhan persyaratan administratif.

Hingga Rabu malam, pihak panitia Thailand maupun SEAGF belum memberikan penjelasan mengenai dampak teknis terhadap jadwal pertandingan dan susunan kompetisi. Otoritas Olahraga Thailand (SAT) juga belum mengeluarkan pernyataan resmi atas absennya Kamboja dalam seluruh cabang olahraga.

Sebelumnya, Kamboja telah mundur dari delapan cabang tambahan, seperti sepak bola putra, biliar dan muaythai, judo, karate, pencak silat, petanque, gulat, wushu, serta sepak takraw. Dengan penarikan penuh ini, Kamboja tidak lagi berpartisipasi dalam 13 cabang yang sebelumnya masih direncanakan. (ihd)

Berita Terkait

Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu
Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta
Shin Tae-yong Optimistis Persija Segera Capai Performa PuncakjJ
Tunjuk Tundra Meliala Jadi Waketum, KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia
Shin Tae-yong Tak Pedulikan Skor, Persija Fokus Matangkan Permainan
Bilal Hasan Tantang Petarung Peru pada Debut UFC Kelas Terbang di Shanghai
Petarung Indonesia Bilal Hasan Tembus UFC, Dana White Tak Sabar Saksikan Debutnya
Arsenal Tutup Pramusim dengan Kemenangan atas Como lewat Adu Penalti

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:17 WIB

Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WIB

Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Shin Tae-yong Optimistis Persija Segera Capai Performa PuncakjJ

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Tunjuk Tundra Meliala Jadi Waketum, KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Shin Tae-yong Tak Pedulikan Skor, Persija Fokus Matangkan Permainan

Berita Terbaru