Hadapi Seri Perdana di Balaton, Bagnaia Ingin Bangkit Usai Gagal di Austria

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (X/MotoGP)

Pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (X/MotoGP)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta— Pebalap Ducati Lenovo, Francesco “Pecco” Bagnaia, menegaskan pentingnya strategi matang dalam menghadapi seri MotoGP Hungaria di Balaton Park Circuit, Minggu (24/8/2025). Balapan ini menjadi penampilan perdana MotoGP di trek sepanjang 4,1 kilometer tersebut.

“Kami akan terus menganalisis data dan kembali bekerja. Di trek Balaton, kami semua akan memulai dari awal,” ujar Bagnaia dalam keterangan resmi tim, Jumat (22/8/2025).

Balaton Park musim lalu hanya tercatat sebagai sirkuit cadangan. Namun, pada musim 2025, sirkuit yang dirancang arsitek Ferenc Gulacsi itu resmi masuk kalender MotoGP setelah sukses menggelar ajang WorldSBK pada Juli lalu. Saat itu, pebalap BMW, Toprak Razgatlioglu, mendominasi dengan tiga kemenangan.

Ducati sejauh ini hanya mengantongi data dari uji coba menggunakan Panigale V4S pada awal Agustus. Bagnaia menilai hal itu menjadi tantangan karena karakter motor balap MotoGP, Desmosedici GP25, sangat berbeda dengan Panigale.

“Kami perlu memahami batasan sebenarnya dengan motor seperti Desmosedici yang punya potensi jauh lebih besar,” katanya.

Beban Bagnaia kian besar setelah hasil kurang memuaskan di GP Austria, pekan lalu, ketika ia hanya finis di urutan kedelapan. Ducati berharap, pengalaman uji coba serta kemampuan Bagnaia beradaptasi dapat menjadi modal untuk menantang persaingan ketat di seri debut MotoGP Hungaria. (ihd)

Berita Terkait

Dinyatakan Terbukti Rugikan Negara Rp1,56 Triliun, Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara
Jelang Putusan Perkara Chromebook, PN Jakarta Pusat Perketat Pengamanan Sidang
Tiga Desa di Percut Sei Tuan Dikepung Busa Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam
Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai
Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata
KPK Mencium Aliran Fee Proyek Kereta Api hingga ke Luar DJKA Kemenhub
KPK Temukan Dugaan Intervensi Audit BPK untuk Ubah Opini Muara Enim
DPR Sebut Serangan terhadap Polisi yang Bertugas di Jambi Ancam Supremasi Hukum

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:51 WIB

Dinyatakan Terbukti Rugikan Negara Rp1,56 Triliun, Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:53 WIB

Jelang Putusan Perkara Chromebook, PN Jakarta Pusat Perketat Pengamanan Sidang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:37 WIB

Tiga Desa di Percut Sei Tuan Dikepung Busa Kimia, Sawah dan Mangrove Terancam

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:59 WIB

Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:05 WIB

Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata

Berita Terbaru