FGD Banten Bahas Indeks Demokrasi dan Peran Pemerintah dalam Menyukseskan Pilkada

Kamis, 21 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menjadi salah satu pilar penting dalam demokrasi Indonesia. Hal itu mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Meningkatkan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Banten di Aula Sekretariat Daerah Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (20/11/2024).

Dalam sambutan pembukaannya, Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Komari mengatakan Pemprov Banten berusaha meningkatkan indeks demokrasi Indonesia.

Dirinya menyampaikan terima kasih kepada para narasumber dan perwakilan yang hadir dalam memajukan indeks demokrasi Provinsi Banten.

Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Rochayati Basra mengatakan capaian kinerja demokrasi Indonesia tahun ke tahun terus mengalami peningkatan meskipun sempat mengalami penurunan. “Faktor penyebabnya proses Pemilu dan pluralisme keberfungsian pemerintahan, partisipasi politik, budaya politik, kebebasan sipil, adanya juga tantangan yang harus dihadapi seperti korupsi, kebebasan pers dan ekspresi, partisipasi politik yang rendah, penegakan hukum lemah, politisasi agama dan identitas, serta pendidikan politik yang kurang,” jelasnya.

Menurutnya, Pilkada merupakan salah satu pilar penting dalam demokrasi Indonesia. Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada tidak hanya mencerminkan kualitas demokrasi di tingkat nasional, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat di tingkat daerah. “Dengan terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pilkada, Indonesia semakin memantapkan posisinya sebagai negara demokrasi yang kuat dan berpengaruh di dunia,” ucap Rochayati.

Dijelaskan, peran Kemendagri dalam Pilkada Serentak 2024 sebagai koordinator penyelenggaraan Pilkada di tingkat daerah. Kemendagri bertanggung jawab melakukan sosialisasi dan pendidikan politik secara merata, bekerjasama dengan KPU, Bawaslu, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam Pilkada melalui kampanye masif dan penyuluhan politik.

Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Dr Agus Sjafari mengatakan, indeks demokrasi Indonesia menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia.

Dikatakan, indeks demokrasi Indonesia merupakan kerja bersama instansi pemerintah. Yaitu pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Disusun dengan melibatkan elemen masyarakat di luar pemerintah seperti perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat.

“Komponen perhitungan IDI, terdiri dari 3 aspek, 11 variabel, dan 28 indikator. Kemudian juga ada sumber data seperti dokumen, focus group discussion (FGD) dan wawancara mendalam,” jelas Agus.(Wan)

Sumber: Adpim

 

Berita Terkait

Tinawati: Keterampilan Rajut Bisa Jadi Peluang Ekonomi bagi Ibu Rumah Tangga
Bupati Pandeglang Imbau Pedagang Jaga Kebersihan Kandang Hewan Kurban
Flyover Sudirman Ditargetkan Mulai Dibangun Pertengahan 2027
Momentum Harkitnas, Pemkab Pandeglang Ajak Warga Bijak Gunakan Teknologi
Ribuan Koperasi di Banten Didorong Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
Harkitnas 2026, Kapolda Banten Ingatkan Tantangan Persatuan di Tengah Arus Digitalisasi
Sektor Parkir Jadi Penyumbang PAD Potensial di Kabupaten Pandeglang
Andra Soni Sebut SDM Unggul Jadi Kunci Kemajuan Provinsi Banten

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:31 WIB

Tinawati: Keterampilan Rajut Bisa Jadi Peluang Ekonomi bagi Ibu Rumah Tangga

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:21 WIB

Bupati Pandeglang Imbau Pedagang Jaga Kebersihan Kandang Hewan Kurban

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:00 WIB

Momentum Harkitnas, Pemkab Pandeglang Ajak Warga Bijak Gunakan Teknologi

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:43 WIB

Ribuan Koperasi di Banten Didorong Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:00 WIB

Harkitnas 2026, Kapolda Banten Ingatkan Tantangan Persatuan di Tengah Arus Digitalisasi

Berita Terbaru