DLHK DIY Studi Lapangan ke PokTan Sekar Arum Bahas Ketahanan Lingkungan dan Ekonomi Komunitas

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – “Kami datang untuk belajar dan meninjau langsung konsep pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan,” ujar perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY saat mengunjungi Kelompok Tani (PokTan) Sekar Arum di Kelurahan Bausasran, Danurejan, Kota Yogyakarta.

‎Kunjungan yang juga melibatkan PERTAMINA ini menyoroti sinergi antara PokTan, BUMMas, dan Bank Sampah binaan Rumah Zakat.

‎Dalam diskusi interaktif, tim DLHK DIY mengapresiasi keberhasilan PokTan Sekar Arum yang menerapkan konsep pertanian organik dan ekonomi sirkular.

‎“Langkah mereka membuktikan bahwa pertanian bisa selaras dengan pelestarian lingkungan,” ungkap salah satu pejabat DLHK.

‎Kolaborasi lintas sektor ini dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat kesadaran terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan.

‎Sementara itu, perwakilan Rumah Zakat menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari Program Desa Berdaya.

‎“Kami ingin masyarakat mandiri, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam menjaga ekosistem tempat mereka hidup,” tegasnya.

‎Program ini mendorong sinergi antara sektor pertanian, kewirausahaan, dan pengelolaan lingkungan secara terpadu.

‎PokTan Sekar Arum berharap langkahnya bisa menjadi inspirasi bagi kelompok tani lain di DIY.

‎“Kami ingin menunjukkan bahwa dari lahan kecil pun, perubahan besar bisa dimulai,” ujar Ketua PokTan dengan penuh semangat.

‎Pemerintah daerah pun berharap model inovasi hijau seperti ini dapat direplikasi untuk memperkuat gerakan ekonomi hijau berbasis komunitas di Yogyakarta.

(waw)

Berita Terkait

Satpol PP Yogyakarta Amankan Barang Pedagang dalam Penertiban Street Coffee
Gejolak Harga Energi Global Dorong Kenaikan Harga Plastik di Dalam Negeri
DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Efektif dan Tidak Tumpang Tindih di Sektor Pendidikan
UMY Dorong Pembentukan Konselor Sebaya dalam Edukasi Kesehatan Remaja
Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel
DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Harmonis dalam Tata Kelola Pendidikan
Gejala Keracunan Muncul Sehari Setelah Konsumsi MBG di Jetis Bantul
Pemkab Bantul Lakukan Investigasi Kasus Dugaan Keracunan MBG

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:13 WIB

Satpol PP Yogyakarta Amankan Barang Pedagang dalam Penertiban Street Coffee

Kamis, 16 April 2026 - 09:12 WIB

Gejolak Harga Energi Global Dorong Kenaikan Harga Plastik di Dalam Negeri

Kamis, 16 April 2026 - 09:05 WIB

DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Efektif dan Tidak Tumpang Tindih di Sektor Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 08:00 WIB

UMY Dorong Pembentukan Konselor Sebaya dalam Edukasi Kesehatan Remaja

Rabu, 15 April 2026 - 13:30 WIB

Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel

Berita Terbaru