“Alhamdulillah, Pak KDM (Dedi Mulyadi) menyampaikan keinginannya untuk membangun satu kampung di sini,” ujar Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, seusai menerima rombongan Gubernur Jabar, Jumat (5/12/2025).
Pemerintah Kota Padang sebelumnya telah menyiapkan rumah khusus (rusus) di Kecamatan Koto Tangah sebagai hunian sementara bagi keluarga terdampak. Rencana pembangunan satu kampung tersebut dinilai dapat mempercepat penempatan warga secara lebih layak dan terstruktur.
Menurut Maigus, Gubernur Dedi meminta Pemkot Padang menyiapkan lahan relokasi yang dapat menampung masyarakat kehilangan tempat tinggal. “Saat mendengarkan langsung keluhan warga, KDM meminta pemkot mencarikan lokasi agar masyarakat bisa segera difasilitasi,” kata dia.
Sehari sebelumnya, Gubernur Dedi meninjau wilayah terdampak, termasuk kawasan Gunung Nago, Kecamatan Kuranji. Sementara itu, Pemkot Padang melalui UPTD Rusunawa juga sedang mempercepat penyiapan hunian sementara. Pembersihan rusus dimulai sejak Selasa (2/12) mengingat bangunan tersebut cukup lama tidak difungsikan.
Kepala UPTD Rusunawa, Angga Liberdo, menyebut terdapat 80 unit rumah khusus, masing-masing berisi dua kamar tidur. Setiap rumah telah dilengkapi kursi tamu, meja makan, dan tempat tidur. Hunian dirancang untuk menampung satu keluarga dengan enam anggota.
“Kalau tidak ada kendala, dalam sepekan ke depan rusus sudah bisa ditempati,” ujar Angga. Pemerintah daerah berharap fasilitas sementara ini dapat menjadi tahap awal pemulihan, sebelum perencanaan pembangunan satu kampung relokasi benar-benar terealisasi. (ihd)













