Bunda PAUD Provinsi Banten Tine Al Muktabar: Merdeka Belajar Adalah Belajar Menyenangkan Sambil Bermain

Jumat, 8 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Pandeglang, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten Tine Al Muktabar bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Paud melakukan Kunjungan Kerja dalam rangka Monitoring terhadap PAUD dan Kelompok Belajar (Kober) serentak di 4 Kabupaten se Provinsi Banten. Monitoring ini dilakukan memastikan diterapkannya kurikulum merdeka belajar yang menyenangkan.

“Dalam konteks PAUD Merdeka Belajar adalah merdeka bermain,” ungkap Tine saat mengunjungi PAUD Ghania di Komplek Graha Cipacung, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Jumat (8/12/2023).

Dikatakan, pihaknya menggiatkan monitoring PAUD untuk mengawal proses pembelajaran yang diterapkan sehingga tidak menghambat tumbuh kembang anak. Bukan hanya anak-anak, bahkan pihaknya memonitor tenaga pendidik dan para orang tua.

“Usia 0-6 tahun merupakan usia emas atau golden age (usia emas, red) bagi anak-anak. Jadi kita harus betul-betul mengawal proses pembelajarannya,” jelas Tine.

“Jangan sampai ada pola pendidikan edukasi yang tidak tepat sehingga mengganggu proses pertumbuhan terhadap anak,” sambungnya.

Kunjungan dan monitoring PAUD dilakukan pihaknya secara serentak di 10 titik pada 9 Kecamatan di 4 wilayah. Yakni di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Tangerang. Pada kunjungan dan monitoring ke 4 wilayah Kabupaten itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan susu Ultra High Temperatur (UHT) sebanyak 13.500 pack dan 900 kg telur ayam.

Pada kesempatan ini juga Tine Al Muktabar melakukan dialog interaktif kepada 35 orang anak beserta orang tuanya. Memastikan para orang tua menerapkan pola hidup sehat serta memberikan pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Dalam kesempatan itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia telah menggabungkan antara PKK dan Posyandu. Penggabungan itu untuk mempertajam sasaran dalam berbagai program.

“Anak-anak menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjadi berkualitas di masa depan,” tegasnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Kejati Banten dan PWI Banten Bersatu Perangi Korupsi dan Penyebaran Hoaks
Gubernur Banten dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi untuk Perlindungan Pekerja
Edukasi Siswa, Tinawati Andra Soni Ingatkan Bahaya Kebiasaan Menunda Pekerjaan
Buka Rakernas Apdesi Merah Putih, Andra Soni Ajak Kepala Desa Perkuat Kolaborasi
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Fokus, Andra Soni Perkuat Kolaborasi dengan PII
Hj. Fatmawati, Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Aturan Pusat
Andra Soni Dorong Kepedulian Lingkungan Lewat Penghargaan Lomba Film Pendek Hari Air Sedunia 2026
Polri Pastikan Rekrutmen Taruna Akpol 2026 Mengedepankan Prinsip BETAH

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:45 WIB

Kejati Banten dan PWI Banten Bersatu Perangi Korupsi dan Penyebaran Hoaks

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:41 WIB

Gubernur Banten dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi untuk Perlindungan Pekerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:35 WIB

Edukasi Siswa, Tinawati Andra Soni Ingatkan Bahaya Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:29 WIB

Buka Rakernas Apdesi Merah Putih, Andra Soni Ajak Kepala Desa Perkuat Kolaborasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:21 WIB

Peningkatan Kualitas SDM Jadi Fokus, Andra Soni Perkuat Kolaborasi dengan PII

Berita Terbaru