BPS: Inflasi Pascale baran Cenderung Lebih Rendah, Namun Waspadai Volatile Food

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bandar Lampung —- Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang), Bani Ispriyanto, mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (20/4/2026).

Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah mengenai pentingnya keseriusan dalam mengendalikan inflasi.

​Tomsi menekankan agar pemerintah daerah tidak menganggap remeh fluktuasi harga bahan pangan. Menurutnya, terdapat 227 juta penduduk Indonesia yang masuk dalam kategori rentan terhadap kenaikan harga pangan, sehingga setiap kenaikan, sekecil apa pun, akan sangat berdampak pada kesejahteraan mereka.

​”Saya ingin menjelaskan lagi ya bahwa masyarakat kita yang sangat miskin, miskin, rentan miskin, dan miskin menuju sedang, itu jumlahnya 227 juta orang. Yang sangat terpengaruh dengan harga bahan makanan, kenaikan sedikit-sedikit ini,” tegas Tomsi dalam arahannya.

​Tomsi Tobir menginstruksikan kepada pemerintah daerah untuk lebih proaktif dan tidak sekadar memantau harga secara administratif. Ia meminta para pejabat terkait untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan stabilitas harga di pasar.

​Dalam rapat tersebut, Sekjen Kemendagri juga menyoroti perlunya empati dari para pejabat. Ia mengingatkan bahwa kondisi pangan di rumah pribadi pejabat tidak bisa dijadikan indikator kestabilan ekonomi nasional.

​”Jangan karena di rumah kita nasi oke, makanan oke, terus kita tidak merasakan itu. (Harus) berpikir keras, berusaha keras, evaluasi keras, itu yang saya harapkan. Saya minta penekanan ini bisa disadari dengan sepenuh hati,” tutup Tomsi.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa inflasi pada periode pasca lebaran cenderung lebih rendah dibandingkan inflasi saat periode lebaran.

Meskipun tren menunjukkan penurunan, Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menegaskan perlunya kewaspadaan terhadap komoditas volatile food, terutama pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang secara historis kerap menyumbang inflasi pasca lebaran.

​”Kalau kita cermati 4 tahun kondisi pasca lebaran ini, hampir seluruhnya berada di bawah inflasi yang kondisi lebaran, cenderung lebih rendah,” ujar Ateng Hartono.

​Ia memaparkan bahwa komoditas seperti bawang merah, cabai merah, telur ayam ras, dan bawang putih menjadi penyumbang inflasi utama selama periode ini. Di sisi lain, daging ayam ras justru sering menjadi komoditas penyumbang deflasi.

​Terkait Indeks Perkembangan Harga (IPH) hingga minggu ketiga April 2026, Ateng mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi. Tercatat sebanyak 15 provinsi mengalami kenaikan IPH dan 23 provinsi mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. (lsi).

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Lampung–Palestina Perkuat Kolaborasi, dari Beasiswa hingga Investasi
Kepala Daerah Diminta Proaktif Jaga Stabilitas Harga Pangan di Tengah Tekanan Global
PKU Akbar PNM di Lampung Fokuskan Pengembangan UMKM Berbasis Teknologi
Semangat Kartini Jadi Inspirasi Penguatan Peran Perempuan di Lampung
Sinergi Pemprov Lampung dan Kodam XXI Tingkatkan Kapasitas SDM di Era DigitalKolaborasi Pemprov Lampung dan Kodam XXI Hadirkan Pelatihan Multimedia dan Jurnalistik
Lampung Perkuat Hubungan Internasional melalui Silaturahmi dengan Dubes Palestina
Fun Football Beralih ke Esports, Wacana dan Nakula Perkuat Kolaborasi
Gubernur Lampung Ajak Generasi Z dan Milenial Cintai Daerahnya

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:46 WIB

Lampung–Palestina Perkuat Kolaborasi, dari Beasiswa hingga Investasi

Senin, 20 April 2026 - 14:58 WIB

Kepala Daerah Diminta Proaktif Jaga Stabilitas Harga Pangan di Tengah Tekanan Global

Senin, 20 April 2026 - 13:58 WIB

PKU Akbar PNM di Lampung Fokuskan Pengembangan UMKM Berbasis Teknologi

Senin, 20 April 2026 - 12:46 WIB

BPS: Inflasi Pascale baran Cenderung Lebih Rendah, Namun Waspadai Volatile Food

Senin, 20 April 2026 - 10:57 WIB

Semangat Kartini Jadi Inspirasi Penguatan Peran Perempuan di Lampung

Berita Terbaru