Beberkan Kinerja Strategis 2024, Kepala BSKDN Fokus Wujudkan Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo membeberkan kinerja strategis 2024, yakni fokus mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Upaya tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan kegiatan Forum Diskusi Aktual (FDA) mengenai isu strategis pemerintahan dalam negeri.

Yusharto melanjutkan, upaya lainnya yang dapat dilakukan yakni memaksimalkan pengelolaan sejumlah indeks yang diinisiasi BSKDN. Dirinya juga menekankan kepada setiap jajarannya untuk memperkuat rekomendasi kebijakan berdasarkan hasil riset atau penelitian yang berlandaskan data dan fakta di lapangan.

“Transparansi adalah kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat melihat dan menilai sendiri program kerja yang menjadi target kami,” ungkap Yusharto saat memimpin Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan I dan Rencana Kerja Berdasarkan Pagu Indikatif TA 2025 di Aula BSKDN, Jakarta, Senin (13/5/2024).

Sementara itu, terkait peningkatan pemanfaatan rekomendasi kebijakan, Yusharto mengatakan, pihaknya menargetkan 2 dari 3 rekomendasi yang dipakai Kemendagri berasal dari hasil rekomendasi yang dirumuskan BSKDN. “Kalau tidak ada sama sekali berarti kerja kita rendah terkait kualitas kebijakan dalam reformasi birokrasi. Indikator ini harus kita pegang dan menjadi acuan kita dalam bekerja,” imbuhnya.

Dengan demikian, Yusharto mengimbau seluruh jajarannya di BSKDN untuk memperhatikan tema isu strategis kebijakan yang diberlakukan pada tahun 2024. Melalui hal tersebut, Yusharto berharap implementasi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri menjadi lebih efektif.

“Seluruh Pusat Strategi Kebijakan [di BSKDN] harapannya dapat memperhatikan tema isu strategis aktual dalam penyusunan rekomendasi strategi kebijakan dan mengkoordinasikannya dengan komponen Kemendagri lainnya,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga menekankan pentingya kolaborasi lintas lembaga untuk mewujudkan program kerja yang telah ditargetkan. Melalui kolaborasi, Yusharto berharap pembiayaan kegiatan tidak hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kita perlu strategi, sehingga begitu dihitung di akhir tahun itu dalam laporan realisasi anggaran kita itu, bukan hanya dari APBN semata, tetapi juga bisa kita peroleh dari sumber yang lain yang dimonetasi menjadi anggaran yang dikelola oleh BSKDN,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Ajak PIKI Ciptakan Warisan Pemikiran untuk Indonesia
Wamendagri Bima Arya Sebut Visi Nasional Berkelanjutan sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045
Infrastruktur Strategis Jadi Prioritas, Satgas PRR Intensifkan Pemulihan di Daerah Terdampak
Momentum Hari Lingkungan Hidup, Plh Wali Kota Bekasi Tegaskan Dukungan untuk Gerakan Indonesia Asri
Satgas PRR Tekankan Pentingnya Percepatan Anggaran untuk Pemulihan Pascabencana
Masa Depan Jakarta Ditentukan Kolaborasi Regional, Tegas Wamendagri Bima Arya
Kementerian Ekraf dan Pemkot Medan Jajaki Aktivasi Ruang Kreatif
Kemnaker Respons Keluhan KPBI, Isu PHK dan Hak Pekerja Jadi Prioritas

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:51 WIB

Wamendagri Ribka Ajak PIKI Ciptakan Warisan Pemikiran untuk Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:46 WIB

Wamendagri Bima Arya Sebut Visi Nasional Berkelanjutan sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:41 WIB

Infrastruktur Strategis Jadi Prioritas, Satgas PRR Intensifkan Pemulihan di Daerah Terdampak

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:09 WIB

Momentum Hari Lingkungan Hidup, Plh Wali Kota Bekasi Tegaskan Dukungan untuk Gerakan Indonesia Asri

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:24 WIB

Satgas PRR Tekankan Pentingnya Percepatan Anggaran untuk Pemulihan Pascabencana

Berita Terbaru