Bangun Budaya Sekolah Aman, SMPN 17 Bekasi Deklarasikan Agen Anti Perundungan

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi mendukung penuh upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah melalui kegiatan Roots Day Deklarasi Agen Perubahan Anti Perundungan Angkatan ke-5 SMP Negeri 17 Bekasi, yang digelar pada Senin(19/1/26). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun budaya sekolah yang aman, ramah, dan saling menghargai.

Acara Roots Day diikuti oleh siswa-siswi SMPN 17 Bekasi, para guru, serta perwakilan orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa perundungan bukan hanya berdampak pada korban, tetapi juga pada lingkungan belajar secara keseluruhan. Melalui deklarasi ini, para siswa yang tergabung sebagai Agen Perubahan diharapkan dapat menjadi teladan dan penggerak dalam menciptakan suasana sekolah yang positif.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Roots Day dan peran aktif siswa dalam menolak segala bentuk perundungan. Menurutnya, pencegahan perundungan harus dimulai sejak dini dengan membangun karakter dan empati di lingkungan sekolah.

“Perundungan bukan hal sepele. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang. Agen perubahan ini memiliki peran penting untuk saling menjaga dan saling mengingatkan,” ujar Tri Adhianto.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen mendukung program-program pendidikan yang menanamkan nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghargai. Menurutnya, keberanian siswa untuk menyatakan sikap menolak perundungan merupakan langkah awal yang sangat berarti.

“Saya berharap para siswa yang menjadi agen perubahan bisa berani bersikap, peduli terhadap teman, dan menjadi contoh yang baik. Dari sekolah yang bebas perundungan, kita bisa membangun generasi yang kuat dan berkarakter,” tambahnya.

Kegiatan Roots Day juga diisi dengan pembacaan deklarasi anti perundungan, diskusi interaktif, serta penyampaian komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang positif. Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan menyatakan kesiapan untuk menjadi bagian dari solusi.

Melalui deklarasi Agen Perubahan Anti Perundungan Angkatan ke-5 ini, diharapkan SMPN 17 Bekasi dapat terus menjadi sekolah yang menjunjung nilai saling menghormati. Pemerintah Kota Bekasi berharap semangat anti perundungan ini dapat menyebar ke sekolah-sekolah lain dan menjadi gerakan bersama demi masa depan generasi muda yang lebih baik.(Ls)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Tambun Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam Pribadi
Korban Ledakan Cimuning Jalani Perawatan ICU, Wawali Bekasi Minta Penanganan Terbaik
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Terluka, Sebagian Luka Bakar Parah
Kunjungan DPD RI ke Bekasi Dorong Penguatan Kolaborasi Pusat dan Daerah
Pemkot Bekasi Tanggung Penuh Biaya Korban Kebakaran SPBE
Menuju EPA Championship, Tim U-19 FC Bekasi City Dapat Dukungan Pemkot Bekasi
Dorong Transisi Energi, SPKLU Ultra Fast Charging Resmi Hadir di Kota Bekasi
Banmus DPRD Kota Bekasi Susun Agenda April 2026, Antisipasi Dampak WFH ASN

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 22:01 WIB

Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Tambun Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam Pribadi

Jumat, 3 April 2026 - 08:35 WIB

Korban Ledakan Cimuning Jalani Perawatan ICU, Wawali Bekasi Minta Penanganan Terbaik

Kamis, 2 April 2026 - 19:59 WIB

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Terluka, Sebagian Luka Bakar Parah

Kamis, 2 April 2026 - 13:42 WIB

Kunjungan DPD RI ke Bekasi Dorong Penguatan Kolaborasi Pusat dan Daerah

Kamis, 2 April 2026 - 11:29 WIB

Pemkot Bekasi Tanggung Penuh Biaya Korban Kebakaran SPBE

Berita Terbaru