Atas Nama Pemerintah, Mendagri Tito Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bogor – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Tito bertakziah ke kediaman almarhum di Kompleks Puri Wira Bhakti, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/5/2026), untuk menyampaikan belasungkawa kepada istri almarhum, Nora Tristyana, dan keluarga yang ditinggalkan.

Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada usia 76 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pukul 14.03 WIB.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka. Saya juga secara pribadi, bersama keluarga, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini menyampaikan rasa duka sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu…. Saya mengenal cukup baik almarhum sebagai senior dan sangat hormat kepada beliau,” ujar Mendagri.

Ia mengatakan, almarhum merupakan sosok yang dihormati dan memiliki kedekatan dengan berbagai kalangan, termasuk masyarakat di wilayah Sumatera bagian selatan.

“Beliau salah satu sesepuh Sumatera bagian selatan, baik Sumatera Selatan maupun Lampung. Saya dari Palembang, Sumsel, jadi saya sering juga menghadap beliau, bukan hanya mengenai tugas, tetapi juga urusan-urusan kampung kita di Sumatera bagian selatan,” katanya.

Mendagri menilai, kepergian Ryamizard merupakan kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, serta berbagai pihak yang pernah mengenal dan bekerja bersama almarhum. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar memperoleh ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah Swt., serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.

“Kita doakan semoga Allah Swt. mengampuni segala dosa-dosa almarhum selama di dunia. Kita doakan agar dimudahkan jalannya menghadap Ilahi, jalan menuju alam kubur, diluaskan alam kuburnya, dan dijadikan oleh Allah Swt. alam kubur yang seindah taman surga, karena kematian adalah takdir dari Allah Swt. yang kita tidak bisa menghindari itu,” pungkasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Mendagri Tekankan Pentingnya Implementasi Nilai Ideologi di Pemerintahan
Wamendagri Desak Penguatan Nilai Pancasila untuk Hadapi Tantangan Geopolitik Global
Langkah Strategis Kemendagri Tata Ulang Produk Hukum Daerah Lewat Rakor Nasional
Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Harus Perkuat Sistem HAM Nasional, Bukan Picu Kegaduhan
Satgas PRR Wujudkan Infrastruktur Air Bersih Berkelanjutan untuk Penyintas Bencana
Hari Waisak, Momentum Perkuat Persaudaraan dan Jaga Perdamaian Dunia
Menuju Indonesia Emas 2045, Mendagri Tito Karnavian Minta PIKI Ambil Peran Nyata
Wamendagri Ribka Haluk Serukan Kolaborasi untuk Percepat Pembangunan Papua

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:44 WIB

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Mendagri Tekankan Pentingnya Implementasi Nilai Ideologi di Pemerintahan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:38 WIB

Wamendagri Desak Penguatan Nilai Pancasila untuk Hadapi Tantangan Geopolitik Global

Senin, 1 Juni 2026 - 07:56 WIB

Atas Nama Pemerintah, Mendagri Tito Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:46 WIB

Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Harus Perkuat Sistem HAM Nasional, Bukan Picu Kegaduhan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:42 WIB

Satgas PRR Wujudkan Infrastruktur Air Bersih Berkelanjutan untuk Penyintas Bencana

Berita Terbaru