Antisipasi Banjir, Wali Kota Bekasi Lakukan Pemantauan di Pintu Air Prisdo

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kota Bekasi – Hujan lebat yang mengguyur Kota Bekasi sejak Sabtu (17/1/2026) membuat Pemerintah Kota Bekasi meningkatkan kewaspadaan. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung meninjau tinggi muka air di Pintu Air Prisdo, Jalan M Hasibuan, Bekasi Timur, Minggu malam.

Pintu Air Prisdo selama ini menjadi salah satu titik pantau utama aliran air menuju wilayah pusat kota. Tri datang didampingi sejumlah pejabat teknis dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk memastikan kondisi debit air tetap dalam batas aman.

“Pintu air ini menjadi indikator penting. Kalau debitnya naik signifikan, dampaknya bisa langsung dirasakan di wilayah hilir,” kata Tri di lokasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, kenaikan muka air di Prisdo kerap menjadi alarm dini potensi banjir di sejumlah kawasan. Jika debit melampaui ambang batas, genangan dapat meluas ke ruas-ruas jalan strategis seperti Jalan Agus Salim, Veteran, hingga kawasan Kayuringin.

Tri menyebut, Kota Bekasi saat ini tengah menghadapi pola cuaca ekstrem. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas curah hujan di wilayah Jabodetabek mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

“Kami minta seluruh warga, terutama di wilayah rawan genangan, meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Selain memantau pintu air, Tri menginstruksikan DBMSDA untuk melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik rawan banjir. Beberapa wilayah seperti Pekayon, Duren Jaya, dan Mustikajaya tercatat berulang kali mengalami genangan akibat sedimentasi dan saluran drainase yang tersumbat.

Pemerintah Kota Bekasi memastikan langkah antisipasi terus dilakukan, mulai dari pengawasan debit air, pembersihan saluran, hingga kesiapsiagaan petugas di lapangan, guna meminimalisasi dampak banjir selama musim hujan. (nr)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Tambun Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam Pribadi
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Terluka, Sebagian Luka Bakar Parah
DPRD Dorong Kota Bekasi Miliki Universitas Negeri, Harapan Lama Warga Bumi Patriot
Truk Menuju TPST Bantargebang Picu Macet di Narogong, DPRD Kota Bekasi: Perbaiki Operasional!
Tri Adhianto Soroti Dampak Sengketa Aset terhadap Pembangunan Wilayah Perbatasan
DPRD Dukung Pembatasan Medsos Anak, Pemkot Bekasi Diminta Siapkan Langkah Teknis
DPRD Kota Bekasi Jaga Stabilitas Pasar, Pastikan Harga Sembako Tetap Wajar Jelang Lebaran
DPRD Kota Bekasi Dorong Penguatan Ekonomi Warga, Kampoeng Takjil Jadi Promosi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 22:01 WIB

Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Tambun Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam Pribadi

Kamis, 2 April 2026 - 19:59 WIB

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Terluka, Sebagian Luka Bakar Parah

Senin, 16 Maret 2026 - 10:04 WIB

DPRD Dorong Kota Bekasi Miliki Universitas Negeri, Harapan Lama Warga Bumi Patriot

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:51 WIB

Truk Menuju TPST Bantargebang Picu Macet di Narogong, DPRD Kota Bekasi: Perbaiki Operasional!

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:28 WIB

Tri Adhianto Soroti Dampak Sengketa Aset terhadap Pembangunan Wilayah Perbatasan

Berita Terbaru