Ajang PPMKI Jateng Tour 2026 Setara Kejurnas, Persaingan Dipastikan Ketat

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Ajang PPMKI Jateng Tour 2026 di Magelang dipastikan berlangsung sengit dengan level setara Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Pereli senior PPMKI DIY, Stevie SW, menegaskan kesiapannya turun di kategori Retro bersama tim Joglo Resto Njeron Beteng Rally Team.

“Ini rally setingkat Kejurnas, jadi persaingan jelas sangat ketat,” ujar Stevie saat diwawancarai, Kamis (30/4/2026).

‎Stevie akan berduet dengan navigator M. Reza dan Gunawan Surya Lesmana menggunakan Suzuki Baleno ’99 Retro. Ia memasang target realistis namun menantang.

“Target kami bertahan di tiga besar. Syukur-syukur bisa melampaui dan memperbaiki posisi,” katanya.

Menurut Stevie, lawan terberat datang dari tim-tim unggulan daerah yang sudah berpengalaman. Meski demikian, ia tetap optimistis.

“Pesaing terberat jelas dari tim satu daerah, tapi kami siap fight. Semoga minimal bisa bertahan di posisi tiga,” ucapnya.

‎Ia juga mengungkapkan antusiasme peserta yang tinggi pada event ini.

“Jumlah peserta yang sudah terdaftar sekitar 200, dengan jarak tempuh kurang lebih 150 kilometer. Ini menunjukkan event ini sangat diminati,” jelasnya.

Di luar lintasan, Stevie turut menyinggung dinamika organisasi PPMKI DIY di masa lalu, termasuk peran navigatornya.

“Navigator dua saya itu Gunawan Surya Lesmana, beliau mantan Ketua PPMKI DIY periode kedua,” ujarnya.

Ia merinci, “Mulai 1992 sampai 1995, lalu 1995 sampai 1998, beliau menjabat sebagai ketua, produk kedua PPMKI DIY.”

Stevie menambahkan dirinya melanjutkan estafet kepemimpinan tersebut.

“Periode ketiga itu saya sebagai Ketua PPMKI DIY, jadi saya gantikan,” katanya. Ia juga menyebut momen unik di rally ini.

“Besok itu satu mobil isinya mantan ketua PPMKI DIY semua, produk kedua dan ketiga,” ungkapnya.

Stevie turut menyinggung sosok M. Reza, “Mas Reza itu murid saya di Altamira Driving School tahun 2001. Saya harap alumni Altamira ke depan tampil lebih baik,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

Konsep “Tepo Slira – Ngrumat Roso” Warnai Gathering Komunitas Bajaj Jogja
Percasi Kota Yogyakarta Gelar Muskot, Pembinaan Usia Dini Jadi Sorotan
Fakultas Hukum UWM Buktikan Kualitas Akademik Lewat Kompetisi Debat Hukum 2026
BPBD Sleman Catat Dampak Angin Kencang, Rumah Warga dan Usaha Terdampak
Dibalik Popularitas Herbal Sachet, Ada Edukasi Konsumsi yang perlu dipahami
Pembunuhan Siswa Bantul Picu Keprihatinan, DPR Dorong Hukuman Maksimal bagi Pelaku
Ribuan Masyarakat Jogja Deklarasikan Komitmen Jaga Kondusivitas Kota
Akademisi Nilai Ukuran Relevansi Prodi Tak Bisa Hanya Berdasar Kebutuhan Industri

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:01 WIB

Konsep “Tepo Slira – Ngrumat Roso” Warnai Gathering Komunitas Bajaj Jogja

Kamis, 30 April 2026 - 16:54 WIB

Ajang PPMKI Jateng Tour 2026 Setara Kejurnas, Persaingan Dipastikan Ketat

Kamis, 30 April 2026 - 16:09 WIB

Percasi Kota Yogyakarta Gelar Muskot, Pembinaan Usia Dini Jadi Sorotan

Kamis, 30 April 2026 - 14:11 WIB

Fakultas Hukum UWM Buktikan Kualitas Akademik Lewat Kompetisi Debat Hukum 2026

Kamis, 30 April 2026 - 09:14 WIB

BPBD Sleman Catat Dampak Angin Kencang, Rumah Warga dan Usaha Terdampak

Berita Terbaru