JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) terus memperkuat kapabilitas layanan kesehatan dengan menghadirkan teknologi pengobatan modern dan peningkatan fasilitas bagi pasien. Tidak hanya menawarkan metode pengobatan tumor dan gangguan saraf tanpa bedah melalui Gamma Knife Radiosurgery, rumah sakit pemerintah ini juga meningkatkan fasilitas rawat inap kelas VIP serta memperluas layanan komprehensif di unit khusus Ibu dan Anak di RSCM Kiara.
Sebagai rumah sakit rujukan nasional yang juga menjadi pusat pendidikan dan riset bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSCM menangani berbagai kasus medis kompleks dari seluruh wilayah Indonesia. RSCM tercatat memiliki kapasitas lebih dari 1.000 tempat tidur untuk rawat inap dan berfungsi sebagai rumah sakit kelas A dengan layanan tersiary serta pusat rujukan nasional.
Alternatif Non-Bedah Tumor dan Gangguan Saraf
Di tengah perkembangan teknologi medis, RSCM menghadirkan layanan Gamma Knife Radiosurgery, metode pengobatan presisi tinggi yang tidak memerlukan sayatan bedah fisik untuk menangani tumor otak dan gangguan neurologis tertentu. Metode ini menggunakan sinar gamma yang dikonsentrasikan pada titik target dalam jaringan otak, sehingga meminimalkan dampak radiasi pada jaringan sehat di sekitarnya dan mempercepat proses pemulihan pasien.
Layanan Gamma Knife di RSCM didukung oleh teknologi Leksell Gamma Knife Perfexion, sebuah sistem radiosurgery yang umum dipakai secara global dan telah terbukti efektif pada sejumlah kasus tumor jinak (seperti meningioma dan neuroma akustik), tumor ganas metastatik, malformasi pembuluh darah, hingga gangguan fungsional otak seperti trigeminal neuralgia.
Keunggulan metode ini terletak pada presisi tinggi dengan toleransi kurang dari 0,5 mm terhadap target terapi; minim efek samping dan tidak memerlukan bius umum; pemulihan pasien yang relatif cepat, dengan banyak pasien yang dapat pulang pada hari yang sama setelah perawatan.
Rawat Inap VIP di Gedung Kanigara
Selain inovasi teknologi medis, manajemen RSCM juga menambah kenyamanan layanan rawat inap dengan memperkenalkan Kencana Extended Inpatient Room di Gedung Kanigara. Fasilitas ini merupakan perluasan layanan rawat inap kelas VIP yang menawarkan pengalaman perawatan eksklusif, dengan ruang yang lebih luas, layanan pribadi, dan fasilitas pendukung seperti hidangan bernutrisi serta kenyamanan setara standar hotel bintang tinggi.
Penambahan fasilitas di Gedung Kanigara ini dilatarbelakangi meningkatnya permintaan pasien terhadap layanan rawat inap yang lebih privat dan nyaman tanpa mengurangi mutu medis. Ketersediaan layanan VIP diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasien yang menghendaki privasi tinggi, termasuk pasien dengan kondisi medis kompleks atau kebutuhan khusus keluarga.
Layanan Khusus Ibu & Anak di RSCM Kiara
Pengembangan layanan juga berlangsung di unit khusus Pusat Kesehatan Ibu dan Anak (PKIA) RSCM Kiara. Unit ini dirancang sebagai fasilitas rujukan nasional untuk perawatan kesehatan ibu hamil, persalinan, bayi baru lahir, dan tumbuh kembang anak. Renovasi dan peningkatan fasilitas di gedung layanan Ibu dan Anak RSCM Kiara kini tengah berlangsung dengan nilai proyek mencapai sekitar Rp195,9 miliar, ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.
Peningkatan layanan ini menjadi bagian dari upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia melalui penyediaan sarana medis modern, aman, serta sesuai standar internasional. Selain layanan klinis dasar, unit PKIA Kiara dirancang untuk memberikan pelayanan one stop service yang terintegrasi demi kepastian perawatan terpadu bagi ibu dan anak.
Komitmen Layanan dan Tantangan Ke Depan
Direktur Utama RSCM menegaskan komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Indonesia. “Peningkatan mutu layanan medis, fasilitas, dan teknologi merupakan wujud kecintaan kami terhadap bangsa — agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses kesehatan berkualitas tanpa harus menempuh perawatan di luar negeri,” ujarnya dalam sebuah kesempatan resmi.
Dalam beberapa tahun terakhir, RSCM juga menjadi tuan rumah berbagai kunjungan pejabat kesehatan dan kolaborasi riset ilmiah untuk memperkuat basis pelayanan dan inovasi klinis di tingkat nasional. Meski demikian, tantangan seperti kebutuhan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten dan pemenuhan fasilitas berteknologi tinggi secara merata di seluruh Indonesia tetap menjadi prioritas yang harus terus dijawab. (ihd)













