Gerakan Rakyat Deklarasikan Arah Politik, Dorong Anies Baswedan Jadi Presiden

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid bersama anggota kehormatan Anies Baswedan membuka rakernas I Gerakan Rakyat di Jakarta, Minggu (18/1/2926). (Jennus)

Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid bersama anggota kehormatan Anies Baswedan membuka rakernas I Gerakan Rakyat di Jakarta, Minggu (18/1/2926). (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat menandai babak baru perjalanan politiknya dengan mendeklarasikan diri sebagai partai politik. Perubahan status tersebut sekaligus menegaskan orientasi politik organisasi yang selama ini dikenal sebagai gerakan relawan dan basis pendukung tokoh tertentu dalam kontestasi nasional.

Dalam momentum konsolidasi nasional itu, Gerakan Rakyat secara terbuka menyatakan arah perjuangan politiknya ke depan. Organisasi ini menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai figur yang diharapkan mampu memimpin Indonesia pada masa mendatang.

Pernyataan tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat 2026 yang digelar di Jakarta, Minggu (18/1/2026). Forum ini menjadi ajang penegasan identitas politik sekaligus penentuan garis strategis organisasi setelah bertransformasi menjadi partai politik.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid mengatakan, Gerakan Rakyat menaruh harapan agar Anies Baswedan dapat menjadi Presiden Republik Indonesia.

“Kami berharap pemimpin nasional ke depan adalah Anies Baswedan,” ujar Sahrin.

Ia menegaskan, Anies Baswedan menjadi poros utama arah perjuangan politik Gerakan Rakyat ke depan.

“Dalam kondisi apa pun, arah perjuangan Gerakan Rakyat jelas, yaitu Anies Baswedan,” kata Sahrin. (ihd)

Berita Terkait

Idul Fitri 1447 H Ditetapkan Sabtu 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat di 177 Titik
Atalia Praratya Dukung Pembatasan AI Instan dan Media Sosial pada Anak
Ramadhan Penuh Maaf di Istana Wapres, Gibran dan Rismon Menutup Polemik Ijazah Jokowi
Wanda Hamidah: Indonesia Harus Keluar dari BOP, Jangan Duduk Bersama Penjahat Perang
Gerindra Minta Kajari Binjai Lebih Teliti Soal DIF 2023
Sukamta Dorong Prabowo Desak Penghentian Kekerasan di Gaza dalam Forum Board of Peace
IIPP 2025: PKS Tertinggi dengan Skor 71, Rata-rata Nasional Masih Kategori Sedang
Dana Umat Berpotensi Rp500 Triliun per Tahun, Perlu Kelola Terintegrasi

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:54 WIB

Idul Fitri 1447 H Ditetapkan Sabtu 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat di 177 Titik

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:01 WIB

Atalia Praratya Dukung Pembatasan AI Instan dan Media Sosial pada Anak

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:06 WIB

Ramadhan Penuh Maaf di Istana Wapres, Gibran dan Rismon Menutup Polemik Ijazah Jokowi

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:19 WIB

Wanda Hamidah: Indonesia Harus Keluar dari BOP, Jangan Duduk Bersama Penjahat Perang

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:26 WIB

Gerindra Minta Kajari Binjai Lebih Teliti Soal DIF 2023

Berita Terbaru