Transformasi Pasar Sentul Berbuah Prestasi: Raih Penghargaan BPOM RI Tahun 2025

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Pasar Sentul berhasil meraih predikat Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Terbaik Pertama dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

‎Penghargaan bergengsi ini diberikan di Jakarta pada Selasa (21/10/2025) dalam rangkaian kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) 2025.

‎“Capaian ini membuktikan bahwa pasar rakyat bisa maju dan bersaing jika dibangun dengan semangat kolaborasi dan kesadaran pangan aman,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani.

‎Ambar menegaskan, keberhasilan Pasar Sentul bukan hasil yang instan, melainkan hasil kerja panjang sejak 2021 melalui program transformasi pasar rakyat.

‎“Kami mulai dari mengubah pola pikir pedagang bahwa keamanan pangan adalah investasi jangka panjang bagi kepercayaan konsumen,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, sejak 2021 hingga 2025, tidak ditemukan lagi bahan berbahaya seperti boraks atau formalin di pasar rakyat Kota Yogyakarta.

‎Keberhasilan ini juga berkat sinergi antara pemerintah, komunitas pedagang, dan masyarakat.

‎Dinas Perdagangan bersama BPOM membangun sistem pengawasan berbasis komunitas yang aktif, dari pelatihan uji bahan pangan, hingga sosialisasi bahaya zat kimia.

‎“Pendekatan kami bukan sekadar penindakan, tapi pemberdayaan. Pedagang kami jadikan garda depan pangan aman,” tutur Ambar.

‎BPOM RI menilai model pengelolaan Pasar Sentul layak direplikasi di berbagai daerah.

‎Pasar ini kini menjadi simbol transformasi sosial dan ekonomi, bukan hanya tempat jual beli.

‎“Kemenangan Pasar Sentul adalah kemenangan bersama. Bukti bahwa jika komunitas bersatu, perubahan nyata bisa terwujud,” tegas Ambar penuh semangat.(Waw)

Berita Terkait

Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal
Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak
Piala Dunia Perkuat Identitas Kolektif dan Rasa Kebersamaan Masyarakat
UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026
Sulit Menabung Bukan Karena Gaji Kecil, tetapi Pola Kelola Keuangan
STAK Yogyakarta Resmi Bubarkan FJD dan Bentuk Divisi Baru
Pria di Yogyakarta Tewas Terjatuh dari Pohon Nangka Saat Cari Pakan Ternak
Depok Ajak Masyarakat Berperan Aktif dalam Evaluasi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:41 WIB

Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:17 WIB

Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:47 WIB

UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Sulit Menabung Bukan Karena Gaji Kecil, tetapi Pola Kelola Keuangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:18 WIB

STAK Yogyakarta Resmi Bubarkan FJD dan Bentuk Divisi Baru

Berita Terbaru