Minim Rambu dan Penerangan, Proyek Gorong-Gorong di Yogyakarta Kembali Telan Korban

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Sebuah motor kembali terperosok ke dalam galian proyek gorong-gorong di kawasan timur Kebun Binatang Gembira Loka, Senin (20/10/2025) sekitar pukul 18.02 WIB.

‎Kejadian ini sontak menarik perhatian warga sekitar yang menilai proyek tersebut lamban dan berisiko tinggi bagi pengguna jalan.

‎“Kondisi jalannya gelap, licin, dan tanpa pembatas. Sudah sering kami ingatkan,” ujar salah satu warga yang turut membantu korban.

‎Warga mengaku geram karena proyek gorong-gorong di lokasi itu tak kunjung rampung meski sudah berjalan berbulan-bulan.

‎“Dulu juga pernah ada kecelakaan di sini. Sekarang kejadian lagi. Pekerjaannya tidak serius, terkesan asal-asalan,” kata warga lain dengan nada kesal.

‎Mereka mendesak pemerintah segera menyelesaikan proyek dan memperbaiki penerangan jalan di area padat kendaraan tersebut.

‎Wali Kota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo SpOG, langsung melakukan inspeksi mendadak ke lokasi usai menerima laporan insiden tersebut.

‎“Saya sudah berulang kali mengingatkan, satu setengah bulan yang lalu agar proyek ini segera diselesaikan,” tegas Hasto saat meninjau lokasi di Jalan Rejowinangun malam itu.

‎Ia tampak menyoroti lambannya progres pengerjaan dan ketiadaan rambu-rambu keselamatan di sekitar area proyek.

‎Dalam tinjauan itu, Hasto menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi lagi keterlambatan.

‎“Kalau belum selesai juga, nanti akan kita kasih blacklist siapa yang mengerjakan ini. Ini sudah tidak bisa ditawar lagi,” ucapnya tegas.

‎Ia meminta agar dinas terkait mempercepat penyelesaian proyek dan memastikan keamanan bagi pengguna jalan.

‎“Saya ingin proyek ini rampung secepatnya supaya tidak ada lagi korban,” tambahnya.

‎Sementara itu, warga dan pengguna jalan dihimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari atau ketika hujan deras.

‎“Keselamatan tetap nomor satu. Jangan ngebut di area proyek,” imbau salah satu petugas yang berjaga di lokasi.

‎Pemerintah Kota Yogyakarta berjanji akan segera menindaklanjuti masalah tersebut agar kejadian serupa tak terulang kembali.

(waw)

Berita Terkait

Wisuda AAU Paja 2025 Jadi Momentum Cetak Perwira Tangguh dan Profesional
Keracunan Siswa di Bantul, Penanganan Hukum Dinilai Belum Optimal
Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan Banyak Korban, Sistem Perlindungan Kampus Disorot
Satpol PP Yogyakarta Amankan Barang Pedagang dalam Penertiban Street Coffee
Gejolak Harga Energi Global Dorong Kenaikan Harga Plastik di Dalam Negeri
DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Efektif dan Tidak Tumpang Tindih di Sektor Pendidikan
UMY Dorong Pembentukan Konselor Sebaya dalam Edukasi Kesehatan Remaja
Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:43 WIB

Wisuda AAU Paja 2025 Jadi Momentum Cetak Perwira Tangguh dan Profesional

Kamis, 16 April 2026 - 11:10 WIB

Keracunan Siswa di Bantul, Penanganan Hukum Dinilai Belum Optimal

Kamis, 16 April 2026 - 10:31 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan Banyak Korban, Sistem Perlindungan Kampus Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 09:13 WIB

Satpol PP Yogyakarta Amankan Barang Pedagang dalam Penertiban Street Coffee

Kamis, 16 April 2026 - 09:12 WIB

Gejolak Harga Energi Global Dorong Kenaikan Harga Plastik di Dalam Negeri

Berita Terbaru