Jojo Persembahkan Gelar Denmark Open, Buah Ketekunan dan Pemulihan Panjang

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jonathan Christie menjuarai Denmark Open setelah menundukkan tunggal putra peringkat satu dunia, Shi Yuqi dari China, melalui pertarungan tiga gim, 13-21, 21-15, 21-15, pada laga final di Jyske Arena, Odense, Minggu malam WIB. (Dok PBSI)

Jonathan Christie menjuarai Denmark Open setelah menundukkan tunggal putra peringkat satu dunia, Shi Yuqi dari China, melalui pertarungan tiga gim, 13-21, 21-15, 21-15, pada laga final di Jyske Arena, Odense, Minggu malam WIB. (Dok PBSI)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menutup pekan penuh perjuangan dengan torehan manis setelah menjuarai Denmark Open 2025. Kemenangan ini menjadi simbol dari kerja keras dan proses pemulihan panjang yang dijalaninya dalam beberapa bulan terakhir.

Jonatan –yang akrab disapa Jojo– tampil tangguh saat menundukkan tunggal putra peringkat satu dunia, Shi Yuqi dari China, melalui pertarungan tiga gim, 13-21, 21-15, 21-15, pada laga final di Jyske Arena, Odense, Minggu malam waktu Indonesia Barat.

“Gelar juara Denmark bukan hanya sekadar kemenangan, tetapi hasil dari proses panjang yang tidak mudah. Ada masa-masa ketika saya harus memulihkan kondisi fisik dan mengatasi rasa sakit. Perlahan, hasilnya mulai terlihat dalam dua turnamen terakhir,” ujar Jojo, dikutip dari laman resmi PBSI, Senin.

Pebulu tangkis berusia 28 tahun itu mengakui laga kontra Shi Yuqi selalu menjadi ujian berat. Selain menghadapi lawan yang matang secara teknik dan mental, Jojo juga harus menyesuaikan strategi dengan kondisi angin yang berubah-ubah di arena pertandingan.

“Melawan Shi Yuqi tidak pernah mudah karena dia pemain dengan pengalaman tinggi. Kondisi lapangan yang berganti arah angin membuat strategi menjadi sangat berpengaruh,” katanya.

Kemenangan ini mengukuhkan Jonatan sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang sukses merebut gelar juara di ajang BWF World Tour Super 750 tersebut.

Sementara itu, di sektor ganda putra, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan duet Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo sebelumnya menyebut Jonatan sebagai teladan bagi atlet muda karena memperlihatkan ketekunan dan keteguhan dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Berita Terkait

Petarung Indonesia Bilal Hasan Tembus UFC, Dana White Tak Sabar Saksikan Debutnya
Arsenal Tutup Pramusim dengan Kemenangan atas Como lewat Adu Penalti
Jorge Martin Rebut Pole MotoGP Inggris, Aprilia Kuasai Baris Terdepan
Indonesia Tertahan, Hasil Imbang Lawan Singapura Gagalkan Langkah ke Semifinal AFF 2026
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Tundukkan Persib Lewat Adu Penalti Dramatis
Rivera: Persebaya Siap Hadapi Persib, Final Piala Presiden Jadi Ujian Kekuatan
Vinales Digantikan Pebalap Cadangan di MotoGP Inggris, Red Bull: Ini Tak Diinginkan
Igor Tekankan Pemulihan Fisik Persib di Tengah Jeda Singkat Final Piala Presiden

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Petarung Indonesia Bilal Hasan Tembus UFC, Dana White Tak Sabar Saksikan Debutnya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Arsenal Tutup Pramusim dengan Kemenangan atas Como lewat Adu Penalti

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Jorge Martin Rebut Pole MotoGP Inggris, Aprilia Kuasai Baris Terdepan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:48 WIB

Indonesia Tertahan, Hasil Imbang Lawan Singapura Gagalkan Langkah ke Semifinal AFF 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Tundukkan Persib Lewat Adu Penalti Dramatis

Berita Terbaru