Megawati Dorong Penguatan Riset Pascapanen untuk Tingkatkan Nilai Ekonomi Produk Lokal

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Gunungkidul – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, mengunjungi Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Umar Anggara Jenie, Gunungkidul, Kamis (2/10/2025).
‎
‎“Kunjungan ini untuk memastikan teknologi pangan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, dalam keterangannya.
‎
‎Megawati selaku Ketua Dewan Pengarah BRIN menegaskan pentingnya pengolahan hasil pertanian lokal dengan teknologi pascapanen.
‎
‎“Pangan bisa tidak hanya awet, tapi juga bernilai ekonomi lebih tinggi,” jelasnya saat meninjau fasilitas pemrosesan pangan di BRIN Gunungkidul.
‎
‎Di sela kunjungan, Megawati menyampaikan pesan strategis bagi peneliti BRIN.
‎
‎“Kekayaan hayati Indonesia harus dimanfaatkan maksimal, tidak hanya untuk pangan, melainkan juga produk kesehatan dan suplemen,” tambahnya penuh semangat.
‎
‎Kunjungan Megawati didampingi sejumlah tokoh, termasuk Hasto Kristiyanto dan Puti Guntur Soekarno.
‎
‎“Pesan Ibu Mega, penelitian harus terus ditingkatkan agar inovasi Indonesia menjadi unggul,” tegas Laksana Tri Handoko menutup diskusi bersama para peneliti BRIN.(waw)

Berita Terkait

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan
Mahfud MD Paparkan Relasi Agama dan Negara dalam Kuliah Umum di UMY
Pakar Hukum UMY Soroti Fasilitas di Lapas Cibinong: Tata Kelola Harus Berpijak pada Kesetaraan
Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Perlu Dirancang Bertahap dan Berkelanjutan
Stok BBM Aman, Antrean Mengular, Pakar UMY Soroti Sistem Distribusi Subsidi
Kebakaran Hebat Melanda Hamzah Batik Malioboro, Warga Sempat Khawatir Api Merembet ke Rumah
Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh
Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:58 WIB

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan

Selasa, 29 September 2026 - 08:48 WIB

Mahfud MD Paparkan Relasi Agama dan Negara dalam Kuliah Umum di UMY

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Pakar Hukum UMY Soroti Fasilitas di Lapas Cibinong: Tata Kelola Harus Berpijak pada Kesetaraan

Senin, 28 September 2026 - 14:01 WIB

Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Perlu Dirancang Bertahap dan Berkelanjutan

Senin, 28 September 2026 - 10:31 WIB

Stok BBM Aman, Antrean Mengular, Pakar UMY Soroti Sistem Distribusi Subsidi

Berita Terbaru

Kuliah umum UMY bersama Prof. Mahfud MD

Yogyakarta

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:58 WIB