Bukan Ayah dari Anak Lisa Mariana, RK Minta Publik Hentikan Spekulasi

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto: Ridwan Kamil dan Lisa Mariana. (Istimewa)

Kolase foto: Ridwan Kamil dan Lisa Mariana. (Istimewa)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat menghentikan spekulasi publik setelah Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri mengumumkan hasil tes deoxyribonucleic acid (DNA) terkait dugaan anak biologisnya. Tes menyatakan CA, putri dari Lisa Mariana, bukan anak kandung Ridwan Kamil.

“Hasil tes DNA sudah jelas. CA bukan anak biologis dari Ridwan Kamil. Dengan demikian, tidak ada lagi ruang perdebatan, baik di media sosial maupun di media lainnya,” kata kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Muslim menegaskan, uji DNA yang dilakukan Pusdokkes Polri bersifat objektif, transparan, independen, dan sah secara hukum. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak lagi memperpanjang polemik yang telah berlangsung sejak Maret 2025.

Proses Hukum

Tes DNA ini merupakan bagian dari penyidikan atas laporan Ridwan Kamil terhadap Lisa Mariana di Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/174/IV/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 11 April 2025.

Ridwan Kamil melaporkan Lisa atas dugaan pencemaran nama baik dan manipulasi dokumen elektronik, setelah Lisa mengunggah tangkapan layar percakapan dengan seseorang yang diduga Ridwan Kamil di akun Instagram pada 26 Maret 2025. Dalam unggahan itu, Lisa mengklaim tengah mengandung anak Ridwan.

Hormati Proses

Menurut Muslim, kliennya menerima dan menghormati penuh hasil tes DNA tersebut. “Pak Ridwan Kamil sejak awal menyampaikan, apa pun hasil dari proses hukum ini, beliau menghormatinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya mengapresiasi kinerja Pusdokkes Polri yang dinilai profesional dalam menjalankan pemeriksaan. Dengan adanya kejelasan hasil, Muslim berharap semua pihak bisa menata kembali kehidupan tanpa diliputi spekulasi.

“Semua sudah selesai. Mari kita akhiri perdebatan dan fokus pada masa depan yang lebih baik,” katanya. (ihd)

Berita Terkait

Pancasila Jangan Cuma Dihapal, Harus Hadir dalam Tindakan Nyata di Masyarakat 
Berkah Idul Adha, Tiga Hari Napi Bisa ‘Perbaikan Gizi’ dan Nonton Band
Sebut Orang Sumbar ‘Barbar’, Abu Janda Dilaporkan Keluarga Minang ke Bareskrim
Ada Gratifikasi ke Fadia Arafiq lewat Ajudan dan Proyek Outsourcing, KPK Dalami
Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,68 Triliun
Rocky Gerung Pantau Sidang Nadiem, Soroti ‘Nalar Hukum’ Kasus Chromebook
Kejari Kota Bekasi Periksa 14 Saksi Terkait Dugaan Pungli Izin MCK Pasar Bantargebang
Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Saat Kebakaran Rumah, Polisi Masih Selidiki Asal Api

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:27 WIB

Pancasila Jangan Cuma Dihapal, Harus Hadir dalam Tindakan Nyata di Masyarakat 

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:48 WIB

Berkah Idul Adha, Tiga Hari Napi Bisa ‘Perbaikan Gizi’ dan Nonton Band

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:29 WIB

Sebut Orang Sumbar ‘Barbar’, Abu Janda Dilaporkan Keluarga Minang ke Bareskrim

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:59 WIB

Ada Gratifikasi ke Fadia Arafiq lewat Ajudan dan Proyek Outsourcing, KPK Dalami

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:50 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,68 Triliun

Berita Terbaru