Hasil Tes DNA Negatif, Lisa Mariana Ngamuk Sumpahi Ridwan Kamil

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar live streaming, Lisa Mariana terus menerus menangis sambil marah dan menyumpahi Ridwan Kamil. (Jennus)

Tangkapan layar live streaming, Lisa Mariana terus menerus menangis sambil marah dan menyumpahi Ridwan Kamil. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Lisa Mariana kembali membuat heboh warganet saat melakukan siaran langsung di akun TikTok miliknya, @lisamariana. Dalam siaran yang ditonton lebih dari 56.000 akun, Lisa tampak menangis, mengamuk, dan melontarkan kata-kata kasar setelah menyimak pengumuman hasil tes DNA anaknya yang dinyatakan tidak cocok dengan Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil.

Dalam siaran itu, Lisa menyebut Ridwan Kamil sebagai “tuyul”. Emosinya semakin memuncak ketika menanggapi komentar warganet terkait hasil tes DNA yang negatif.

“Kalau positif, itu jujur. Kalau negatif berarti ini anak tuyul dong. RK tuyul dong,” kata Lisa dengan nada tinggi.

Lisa juga melontarkan ancaman bernuansa emosional.

“RK tuyul dong yah berarti kalau negatif. Seumur hidup lu nggak bakal tenang. Tanggung jawab di akhirat nanti,” ujarnya.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini bermula ketika Ridwan Kamil melaporkan Lisa Mariana ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran informasi yang belum terbukti secara hukum melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, Bareskrim meminta kedua pihak menjalani tes DNA. Pada Kamis (7/8/2035) lalu, Ridwan Kamil, Lisa, serta anak Lisa berinisial CA, menjalani pemeriksaan DNA di laboratorium Bareskrim Polri. Hasilnya menunjukkan ketidakcocokan antara DNA CA dengan DNA Ridwan Kamil.

Jalur Hukum

Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, menegaskan kliennya memilih jalur hukum untuk menjaga nama baik keluarga.

“Eskalasi tuduhan semakin meluas sehingga merugikan nama baik Pak RK dan keluarga. Memilih jalur hukum adalah langkah untuk mencari kebenaran materiil,” ujarnya.

Muslim menyatakan pihaknya percaya penyidik akan bekerja secara profesional dan adil. Ia menekankan, tes DNA menjadi bagian penting dalam proses pembuktian hukum. (ihd)

Berita Terkait

Rekayasa HS Code Jadi Modus Penyimpangan Ekspor CPO
Dakwaan Jaksa Ungkap Penganiayaan Brigadir Rizka hingga Tewaskan Suami
Dua Petinggi Dana Syariah Indonesia Ditahan, Kasus Penipuan Rp2,4 Triliun
KPK Ungkap Kesepakatan Jahat Aparatur Negara di Kasus Lahan PN Depok
KPK Minta Publik Tunggu Penyidikan Budi Karya Sumadi
MA Tolak Beri Bantuan Hukum Hakim PN Depok yang Jadi Tersangka Korupsi
OTT KPK di Depok, Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Diamankan 
KPK Lakukan Dua OTT, di Lingkungan Bea Cukai Jakarta dan di Banjarmasin

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:44 WIB

Rekayasa HS Code Jadi Modus Penyimpangan Ekspor CPO

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:52 WIB

Dakwaan Jaksa Ungkap Penganiayaan Brigadir Rizka hingga Tewaskan Suami

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:18 WIB

Dua Petinggi Dana Syariah Indonesia Ditahan, Kasus Penipuan Rp2,4 Triliun

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:12 WIB

KPK Ungkap Kesepakatan Jahat Aparatur Negara di Kasus Lahan PN Depok

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

KPK Minta Publik Tunggu Penyidikan Budi Karya Sumadi

Berita Terbaru

Petugas pada Kejaksaan Agung menggiring tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam kegiatan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya tahun 2022–2024 di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (10/2/2026). (KM)

HUKUM

Rekayasa HS Code Jadi Modus Penyimpangan Ekspor CPO

Selasa, 10 Feb 2026 - 23:44 WIB