Gunung Dempo di Pagaralam Jadi Lebih Tinggi dan Membesar dalam Sepekan

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Gunung Dempo di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. (Jennus)

Penampakan Gunung Dempo di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Gunung Dempo di Pagaralam, Sumatera Selatan, menunjukkan tren inflasi atau perubahan bentuk tubuh gunung menjadi lebih tinggi dan membesar dalam sepekan terakhir. Hasil pemantauan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengindikasikan adanya tekanan dari kedalaman dangkal yang masih aktif.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid di Jakarta, Selasa (19/8/2025), menyebut inflasi terjadi pada sektor barat Gunung Dempo. Temuan itu bertepatan dengan erupsi freatik pada Selasa pagi pukul 07.48 WIB, yang memuntahkan kolom erupsi setinggi 1.300 meter di atas puncak. Asap erupsi berwarna putih tebal condong ke arah selatan.

”Pengamatan deformasi dengan metode GNSS dan tiltmeter menunjukkan tren inflasi tubuh gunung. Artinya, tekanan dari kedalaman dangkal masih berlangsung,” ujar Wafid.

Aktivitas Meningkat

Data pos pemantauan gunung api di Pagar Alam mencatat sejumlah aktivitas kegempaan pada periode 1—18 Agustus, meliputi: 40 kali gempa hembusan, 2 kali gempa terasa dengan skala I—II MMI, 10 kali gempa tektonik jauh, serta getaran tremor menerus dengan amplitudo 0,5—10 mm, dominan 5 mm.

Badan Geologi menetapkan status aktivitas Gunung Dempo tetap berada pada Level II (Waspada).

Rekomendasi Keselamatan

Dengan status tersebut, masyarakat, pendaki, dan wisatawan diimbau tidak mendekati Kawah Marapi dalam radius 1 kilometer. Sementara pada sektor utara, warga diminta menjauhi area sejauh 2 kilometer dari bukaan kawah.

Wafid mengingatkan erupsi freatik dapat terjadi tiba-tiba tanpa gejala vulkanik yang jelas. “Kewaspadaan harus dijaga karena potensi lontaran material dan gas berbahaya tetap ada,” ujarnya.

Badan Geologi menegaskan akan terus melakukan pemantauan aktivitas, penilaian bahaya, serta sosialisasi kepada masyarakat. Informasi perkembangan Gunung Dem)o dapat diakses melalui aplikasi resmi maupun pos pemantauan gunung api di Kota Pagaralam. (ihd)

Berita Terkait

UMP Jambi 2026 Naik 7,3 Persen, Gubernur Tegaskan Wajib Dipatuhi Perusahaan
Tuntas dalam 5 Hari, Jembatan Gantung Tampang Muda Kini Kembali Bisa Dilintasi
Muhammadiyah Apresiasi Polisi Amankan Demo di Pati Hingga Warga Kembali Beraktivitas Normal
Yogyakarta Raih Kota Layak Anak Kategori Utama, Bidik Kategori Paripurna 
Dugaan Keracunan MBG di Mlati – Sleman, Korban Bertambah Jadi 178 Siswa
Pemkot Yogya Ajak Warga dan OPD Hidupkan Produk Lokal Lewat Nglarisi
Reresik Malioboro, 400 Warga Turun Bersihkan Sumbu Filosofi Yogyakarta
KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Bupati Pati dalam Kasus Suap Proyek Kereta

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:30 WIB

UMP Jambi 2026 Naik 7,3 Persen, Gubernur Tegaskan Wajib Dipatuhi Perusahaan

Minggu, 28 September 2025 - 16:28 WIB

Tuntas dalam 5 Hari, Jembatan Gantung Tampang Muda Kini Kembali Bisa Dilintasi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 08:42 WIB

Gunung Dempo di Pagaralam Jadi Lebih Tinggi dan Membesar dalam Sepekan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 16:36 WIB

Muhammadiyah Apresiasi Polisi Amankan Demo di Pati Hingga Warga Kembali Beraktivitas Normal

Kamis, 14 Agustus 2025 - 09:50 WIB

Yogyakarta Raih Kota Layak Anak Kategori Utama, Bidik Kategori Paripurna 

Berita Terbaru

Petugas pada Kejaksaan Agung menggiring tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam kegiatan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya tahun 2022–2024 di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (10/2/2026). (KM)

HUKUM

Rekayasa HS Code Jadi Modus Penyimpangan Ekspor CPO

Selasa, 10 Feb 2026 - 23:44 WIB