JENDELANUSANTARA.COM, Sleman — Setahun setelah diresmikan Presiden, Pasar Godean di Kabupaten Sleman akan segera beroperasi. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pedagang sudah menempati lapak pada pertengahan Oktober 2025 sebelum merampungkan fasilitas tambahan, termasuk pusat kuliner (food court) di lantai 3 yang menghadap Pegunungan Menoreh.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menjelaskan, pembangunan food court baru akan dimulai setelah seluruh pedagang tertata. “Kami menata dulu pedagang. Di lantai 3 ada pemandangan ke arah barat, itu nanti pelan-pelan akan kami jadikan food court,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Food court tersebut diharapkan menjadi magnet tambahan bagi pengunjung, memungkinkan mereka bersantap sambil menikmati panorama pegunungan usai berbelanja. Untuk memeriahkan pasar, Pemkab Sleman juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan guna menggelar berbagai kegiatan seni dan budaya. Anggaran promosi telah disiapkan.
Pengundian Lapak
Pemindahan pedagang direncanakan pertengahan Oktober, setelah penempatan zonasi sesuai komoditas disepakati bersama perwakilan pedagang. Dari total 1.837 pedagang, penempatan lapak akan diundi. Lantai 1 rencananya untuk pedagang pakaian, lantai 2 untuk penjual klethikan dan makanan ringan, dan lantai 3 untuk pedagang yang jarang beraktivitas atau menjadikan lapak sebagai gudang.
Proses pembuatan gledek atau meja berjualan dilakukan oleh pedagang bekerja sama dengan pemborong, sedangkan pemerintah hanya mengawasi. Mae menambahkan, koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan dilakukan sebelum proses pengundian.
Untuk mencegah pedagang berjualan di luar area resmi, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan paguyuban pedagang akan menertibkan area serta mengatur lalu lintas dan parkir di sekitar pasar. (ihd)














