Pasar Godean Segera Beroperasi, Food Court Bernuansa Menoreh Menyusul

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Godean setelah direvitalisasi. (Istimewa)

Pasar Godean setelah direvitalisasi. (Istimewa)

JENDELANUSANTARA.COM, Sleman — Setahun setelah diresmikan Presiden, Pasar Godean di Kabupaten Sleman akan segera beroperasi. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pedagang sudah menempati lapak pada pertengahan Oktober 2025 sebelum merampungkan fasilitas tambahan, termasuk pusat kuliner (food court) di lantai 3 yang menghadap Pegunungan Menoreh.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menjelaskan, pembangunan food court baru akan dimulai setelah seluruh pedagang tertata. “Kami menata dulu pedagang. Di lantai 3 ada pemandangan ke arah barat, itu nanti pelan-pelan akan kami jadikan food court,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Food court tersebut diharapkan menjadi magnet tambahan bagi pengunjung, memungkinkan mereka bersantap sambil menikmati panorama pegunungan usai berbelanja. Untuk memeriahkan pasar, Pemkab Sleman juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan guna menggelar berbagai kegiatan seni dan budaya. Anggaran promosi telah disiapkan.

Pengundian Lapak
Pemindahan pedagang direncanakan pertengahan Oktober, setelah penempatan zonasi sesuai komoditas disepakati bersama perwakilan pedagang. Dari total 1.837 pedagang, penempatan lapak akan diundi. Lantai 1 rencananya untuk pedagang pakaian, lantai 2 untuk penjual klethikan dan makanan ringan, dan lantai 3 untuk pedagang yang jarang beraktivitas atau menjadikan lapak sebagai gudang.

Proses pembuatan gledek atau meja berjualan dilakukan oleh pedagang bekerja sama dengan pemborong, sedangkan pemerintah hanya mengawasi. Mae menambahkan, koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan dilakukan sebelum proses pengundian.

Untuk mencegah pedagang berjualan di luar area resmi, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan paguyuban pedagang akan menertibkan area serta mengatur lalu lintas dan parkir di sekitar pasar. (ihd)

Berita Terkait

Ketua PW IKA Alumni BEM Nusantara Sumut Minta Kritik Ricky Antony terhadap Gubernur Bobby Nasution Tidak Politis, Fokus Kerja untuk Rakyat
97 SPPG di DIY Stop Operasional, Anggaran dari Pusat Tak Kunjung Cair
Yogyakarta Jadi Kawasan Hunian Vertikal, Lahan Tengah Kota Jadi Incaran
Entah Takut atau Malu, Sapi Kurban Satu Ini Kabur ke Atas Pelaminan
Pocong Gentayangan di Medsos Resahkan Warga, Tiga Remaja Diamankan Polisi
Nama Prabowo Disenggol, Gerindra dan Gekira Klarifikasi Persoalan Chappel ke USU
Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan Nasional
Melawan ‘Senyapnya Narasi’: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:23 WIB

Ketua PW IKA Alumni BEM Nusantara Sumut Minta Kritik Ricky Antony terhadap Gubernur Bobby Nasution Tidak Politis, Fokus Kerja untuk Rakyat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:13 WIB

97 SPPG di DIY Stop Operasional, Anggaran dari Pusat Tak Kunjung Cair

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:14 WIB

Yogyakarta Jadi Kawasan Hunian Vertikal, Lahan Tengah Kota Jadi Incaran

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

Entah Takut atau Malu, Sapi Kurban Satu Ini Kabur ke Atas Pelaminan

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:33 WIB

Pocong Gentayangan di Medsos Resahkan Warga, Tiga Remaja Diamankan Polisi

Berita Terbaru