Jaksa Agung Dorong Karateka Gojukai Indonesia Tampil dengan Jiwa Ksatria di Jepang

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin selaku Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar (PB) Karate-Do Gojukai Indonesia memberikan sambutan dan arahan pada acara Pelepasan Kontingen Karate-Do Gojukai Indonesia yang akan bertanding pada ajang The 8th Karate-Do Gojukai Global Championships Japan 2025. Pelepasan ini digelar pada Jumat, 1 Agustus 2025 di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung dan dihadiri jajaran pengurus PB Gojukai, pelatih, atlet, serta official.

Jaksa Agung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PB Karete-Do Gojukai Indonesia yang telah membina dan mempersiapkan atlet-atlet terbaik untuk berlaga di ajang bergengsi internasional. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan ini bukan sekadar kompetisi fisik, tetapi juga pengujian disiplin, mental, dan kehormatan diri sebagai karateka.

Tak hanya itu, Jaksa Agung menekankan bahwa kejuaraan karate ini bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan juga ujian kedisiplinan, ketangguhan mental, pengendalian diri, dan kehormatan pribadi. Setiap langkah, tendangan, dan teknik yang dipertunjukkan mencerminkan dedikasi atlet yang berjuang bukan hanya untuk kemenangan individual, tetapi juga demi kebanggaan bangsa.

Dalam arahannya, Jaksa Agung menyampaikan empat pesan utama untuk menjadi pedoman seluruh kontingen Karate Do-Gojukai Indonesia yakni:

  • Pegang Teguh Nilai-Nilai Karate-Do: Latihan karate Gojukai mengajarkan kesabaran, ketekunan, konsistensi, dan pengendalian emosi. Dalam kompetisi, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh teknik, tetapi juga oleh kedisiplinan, ketenangan jiwa, dan kehormatan diri.
  • Jadikan Kejuaraan Sebagai Ujian Karakter: Lawan yang sebenarnya adalah ego, rasa takut, dan tekanan diri sendiri. Setiap pertandingan harus dihadapi dengan jiwa ksatria, menghormati lawan, dan mengendalikan diri.
  • Utamakan Kerja Tim dan Solidaritas: Kontingen berjuang bukan atas nama pribadi, melainkan sebagai satu tim yang membawa nama Indonesia. Kekompakan, saling dukung, dan saling menguatkan adalah kunci keberhasilan bersama.
  • Tampilkan Identitas Bangsa yang Bermartabat: Para atlet membawa identitas kebangsaan, budaya luhur, dan semangat patriotisme. Tunjukkan pada dunia bahwa karate di Indonesia adalah manifestasi dari jiwa bela negara yang luhur.

Pada kesempatan ini, Jaksa Agung juga mengingatkan bahwa Jepang akan menjadi panggung ujian sesungguhnya bagi para atlet terpilih ini. “Jangan takut gagal, takutlah jika kalian tidak berjuang sepenuh hati. Juara dan medali hanyalah bonus; pengabdian, sportivitas, dan kehormatan adalah kemenangan sejati,” tegas Jaksa Agung.

Jaksa Agung mengajak seluruh atlet untuk bertanding dengan hati yang bersih, semangat yang menyala, dan menjaga nama baik bangsa di mata dunia. Sportivitas harus selalu dijunjung tinggi, begitu pula rasa hormat kepada setiap kontingen dari negara lain.

Menutup arahannya, Jaksa Agung mengucapkan selamat bertanding, menjaga kesehatan, mematuhi arahan pelatih, dan membawa pulang kebanggaan bagi Indonesia. “Selamat bertanding, harumkan nama Indonesia. Jayalah Karate-Do Gojukai Indonesia!” pungkasnya.

Pelepasan ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI selaku Ketua Umum Karate-Do Gojukai Indonesia Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Asep N. Mulyana dan Jaksa Agung Muda Pidana Militer Mayjen TNI M. Ali Ridho.(Nad)

Sumber: Puspenkum Kejagung

Berita Terkait

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Indonesia-Tiongkok Pacu Kerja Sama Kota Digital dan Keamanan Publik
Kementrian Keuangan: Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Terkendali
Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam
Kemnaker Pastikan Hak dan Kewajiban Peserta MagangHub Terpenuhi
Rakor Regional Barat, TP PKK Lampung Perkuat Tata Kelola Kelembagaan
Semarak HUT TNI 2026, Disjarahal Hadirkan Muspuspal Digital
Maulid Nabi Muhammad SAW, Pusterad Perkuat Semangat Keteladanan dan Pengabdian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:04 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Indonesia-Tiongkok Pacu Kerja Sama Kota Digital dan Keamanan Publik

Selasa, 22 September 2026 - 14:28 WIB

Kementrian Keuangan: Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Terkendali

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WIB

Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam

Senin, 21 September 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Pastikan Hak dan Kewajiban Peserta MagangHub Terpenuhi

Berita Terbaru

Dirjen Bimas Kemenag Abu Rokhmad mberi wejangan dalam sesi acara Pembinaan Penghulu dan Penyuluh se-Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (21/9/2026). (Kemenag)

Nasional

Kemenag Minta Penghulu Cek Calon Pengantin, Cegah Nikah Siri

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:56 WIB