Final Ulang Lawan Vietnam, Garuda Muda Buru Kemenangan Pertama

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemain Timnas Indonesia U-23 merayakan kemenangan atas Timnas Thailand dalam laga semifinal Piala ASEAN U-23. (Arsip Jennus)

Para pemain Timnas Indonesia U-23 merayakan kemenangan atas Timnas Thailand dalam laga semifinal Piala ASEAN U-23. (Arsip Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Tim nasional Indonesia U-23 kembali bersua Vietnam U-23 dalam partai puncak Kejuaraan ASEAN U-23 2025. Laga final yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7/2025), menjadi ajang pembuktian sekaligus upaya pemutusan tren negatif Garuda Muda saat berhadapan dengan Vietnam.

Pertemuan ini menjadi pertemuan kedelapan kedua tim dalam satu dekade terakhir. Dari tujuh perjumpaan sebelumnya, Indonesia belum pernah sekalipun menang dalam waktu normal. Satu-satunya hasil imbang terjadi pada final ASEAN U-23 2023 di Rayong, Thailand. Saat itu, Indonesia takluk lewat adu penalti 5-6 setelah laga berakhir tanpa gol hingga babak tambahan.

Dominasi Vietnam juga terlihat dalam ajang multievent. Pada SEA Games 2021, Indonesia takluk 0-3. Dua tahun sebelumnya, Vietnam bahkan dua kali menundukkan Garuda Muda di SEA Games 2019, termasuk di partai final dengan skor mencolok 3-0.

Dalam total tujuh laga terakhir sejak 2015, Vietnam mengoleksi enam kemenangan dan sekali imbang. Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Vietnam U-23 terjadi pada Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Kala itu, tim besutan Indra Sjafri menang tipis 1-0 lewat gol Luthfi Kamal pada babak semifinal.

Kemenangan itu menjadi pengecualian di tengah dominasi Vietnam. Kini, di bawah arahan Gerard Vanenburg, Garuda Muda mendapat peluang menorehkan sejarah baru di kandang sendiri.

“Bermain di depan publik sendiri memberi suntikan semangat luar biasa. Kami siap memberikan yang terbaik,” ujar kapten tim Indonesia U-23, Kadek Arel, seusai sesi latihan terakhir, Minggu (27/7).

Dukungan penuh dari ribuan penonton yang diperkirakan memadati SUGBK menjadi modal tambahan. Namun, Vietnam tetap bukan lawan mudah. Konsistensi permainan serta kedalaman skuad menjadi kekuatan utama tim asuhan pelatih Philippe Troussier.

Kemenangan atas Vietnam di final nanti tak hanya akan memberi Indonesia gelar juara ASEAN U-23, tetapi juga memutus “kutukan” atas Vietnam sekaligus meneguhkan kembali kekuatan sepak bola muda nasional di kawasan Asia Tenggara. (ihd)

Berita Terkait

Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu
Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta
Shin Tae-yong Optimistis Persija Segera Capai Performa PuncakjJ
Tunjuk Tundra Meliala Jadi Waketum, KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia
Shin Tae-yong Tak Pedulikan Skor, Persija Fokus Matangkan Permainan
Bilal Hasan Tantang Petarung Peru pada Debut UFC Kelas Terbang di Shanghai
Petarung Indonesia Bilal Hasan Tembus UFC, Dana White Tak Sabar Saksikan Debutnya
Arsenal Tutup Pramusim dengan Kemenangan atas Como lewat Adu Penalti

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:17 WIB

Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WIB

Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Shin Tae-yong Optimistis Persija Segera Capai Performa PuncakjJ

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Tunjuk Tundra Meliala Jadi Waketum, KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Shin Tae-yong Tak Pedulikan Skor, Persija Fokus Matangkan Permainan

Berita Terbaru