Wamendagri Bima Arya: Disiplin Peserta Retret Meningkat, Adaptasi Berjalan Baik

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Sumedang – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Retret Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Gelombang II, seluruh peserta menunjukkan kedisiplinan yang semakin meningkat. Pada Selasa pagi (24/6/2025), para peserta hadir tepat waktu untuk mengikuti kegiatan senam pagi bersama yang menjadi agenda rutin sebelum dimulainya sesi pembelajaran.

Kegiatan senam pagi yang dimulai pukul 05.35 WIB ini merupakan bagian dari rangkaian retret yang dirancang untuk membangun kebugaran fisik sekaligus mempererat kebersamaan antarpeserta. Senam pagi berlangsung di Lapangan Parade Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi kedisiplinan para peserta yang menunjukkan kemajuan dibanding hari sebelumnya. “Alhamdulillah pagi ini ada kemajuan, peserta tepat waktu. Kalau kemarin telat 10–15 menit, sekarang bahkan ada yang 5 menit sebelumnya sudah kumpul semua di sini,” ujar Bima kepada awak media usai mengikuti senam pagi.

Peserta tampak antusias dan kompak mengikuti gerakan demi gerakan yang diperagakan oleh instruktur. Terlebih, senam pagi diiringi musik yang energik, sehingga gerakan para peserta makin terlihat semangat.

Terkait penyesuaian peserta terhadap aturan di Kampus IPDN, Bima menjelaskan bahwa para peserta mulai menunjukkan adaptasi yang baik sejak hari kedua. Salah satu contohnya terlihat saat makan siang bersama, di mana para peserta kini menunggu arahan terlebih dahulu sebelum mulai menyantap hidangan. Hal ini berbeda dengan hari pertama, ketika sebagian peserta langsung makan tanpa menunggu instruksi.

“Jadi hari pertama memang pada kaget semua. Begitu duduk langsung pisang disamber. Tapi saya lihat hari kedua menyesuaikan,” ujarnya.

Selain itu, Bima juga menegaskan, selama mengikuti retret, peserta tidak diperkenankan keluar dari area kampus IPDN, bahkan di waktu kosong sekalipun. “Tidak boleh [keluar] sama sekali. Tidak boleh, jadi kami melihat peserta cukup disiplin. Tidak ada yang mencoba keluar, bahkan tidak ada yang meminta keluar,” ujarnya.

Setelah senam, Bima melanjutkan aktivitas dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kamar-kamar peserta. Dalam sidaknya, ia memeriksa secara langsung kondisi kamar dan memastikan seluruh fasilitas dalam keadaan baik dan layak digunakan.

Beberapa peserta yang ditemui Bima menyatakan bahwa fasilitas yang diberikan panitia dalam kondisi baik. Mereka juga mengaku nyaman berada di barak yang disediakan oleh panitia. “Sejauh ini tidak ada keluhan,” ujar salah seorang peserta.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Anggaran Tambahan Rp24,8 Triliun Diusulkan, Kemenag Dorong Kesetaraan Madrasah
Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana
Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun
WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif
Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 17:02 WIB

Anggaran Tambahan Rp24,8 Triliun Diusulkan, Kemenag Dorong Kesetaraan Madrasah

Sabtu, 4 April 2026 - 13:15 WIB

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Berita Terbaru