JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Sebanyak 299 orang diamankan Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara dalam Operasi Berantas Jaya 2025. Operasi yang digelar untuk menekan aksi premanisme dan pemerasan di wilayah tersebut menghasilkan 25 orang tersangka yang kini ditahan, sementara sisanya masih dalam pembinaan dan proses hukum lanjutan.
Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi Ahmad Fuady, Jumat (16/5/2025), menyatakan bahwa dari ratusan orang yang diamankan, 258 di antaranya dibina oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Utara. Adapun 16 lainnya masih dalam proses pendalaman kasus.
“Penindakan ini kami lakukan sebagai respons atas keresahan masyarakat terhadap aksi-aksi premanisme yang semakin meresahkan,” kata Ahmad.
Dari operasi tersebut, aparat mengungkap lima kasus pengeroyokan yang dijerat dengan Pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), dua kasus penagih utang ilegal (debt collector), satu kasus pemerasan yang dijerat Pasal 335 KUHP, serta sejumlah pelanggaran lain seperti balap liar.
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam, pakaian, kendaraan bermotor, dokumen kendaraan, bukti visum, dan barang lainnya yang terkait dengan tindak pidana.
Kapolres menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta Utara. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor bila mengalami atau menyaksikan tindak premanisme.
“Laporkan ke nomor 110 atau kepada personel kami di lapangan. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti,” ujarnya. (ihd)













