Mendagri Tito Karnavian: Stok Beras Aman, Daya Beli Masyarakat Tetap Terjaga

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, ekonomi Indonesia dalam kondisi baik. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV tahun 2024 secara year on year di angka 5,02 persen. Meskipun demikian, Mendagri tidak menampik adanya sentimen negatif dari penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Mendagri pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang berlangsung secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (24/3/2025).

“Terlepas dari adanya tadi indikator yang kurang baik mengenai Indeks Harga Saham Gabungan, tapi dari sudut pertumbuhan ekonomi, Indonesia itu adalah masih di atas 5 persen, yakni 5,02 persen,” katanya.

Mendagri menyebutkan, di tingkat dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia menduduki nomor 41 dari 185 negara. Sedangkan di tingkat negara G20, Indonesia menempati peringkat nomor tiga setelah India dan Cina. Melihat data tersebut, Mendagri optimistis ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh positif.

“Kita 5,02 persen masih bagus, di atas Malaysia, Singapura, Laos, Thailand, Myanmar, apalagi Timor Leste mengalami pelambanan ekonomi minus 18,1 persen,” ujarnya.

Sementara itu, dilihat dari pertumbuhan ekonomi daerah, Mendagri menerangkan, pada triwulan IV 2024, pertumbuhan ekonomi paling tinggi dicapai oleh Provinsi Papua Barat, diikuti Sulawesi Tengah dan Maluku. “Memang ada yang kurang [pertumbuhan ekonominya], yang rendah itu Bangka Belitung, Papua, Sulawesi Barat, Riau, NTT (Nusa Tenggara Timur), dan Gorontalo,” tegasnya.

Di sisi lain, terkait dengan inflasi, Mendagri menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), secara year on year pada Februari 2025 terjadi deflasi sebesar 0,09 persen. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat 13 dari 186 negara di dunia yang inflasinya rendah. Kemudian di tingkat negara G20, Indonesia menempati peringkat kedua yang inflasinya rendah.

Selain inflasi, Mendagri juga menyoroti puncak panen raya beras dan jagung yang saat ini tengah berlangsung. Dengan demikian, stok komoditas tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Cukup stok beras kita. Nanti Ibu Epi Sulandari (perwakilan Bulog) bisa menjelaskan. Stok beras kita sangat tinggi. Nah jadi daya beli masyarakat masih ada dan harganya suplai cukup,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, Rakor Pengendalian Inflasi Daerah dihadiri secara langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi II Bidang Perekonomian dan Pangan Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono, serta Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nita Yulianis. Rakor ini juga diikuti secara virtual oleh kepala daerah dan jajarannya, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di seluruh Indonesia.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemendagri Minta Pemda Fokus Kendalikan Harga Komoditas yang Naik
Rapat Bersama Prabowo, Mendagri Tito Fokus Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla di Riau
Presiden Prabowo dan Mendagri Tito Bertolak ke Kalteng, Bahas Strategi Penanganan Karhutla
Mendagri Tito Bersama Presiden Prabowo Pantau Penanganan Karhutla di Kalbar
Wamendagri Wiyagus Tekankan Peran Mahasiswa Untad dalam Penuntasan TB di Sulteng
Kemenag Gandeng University of Melbourne, Buka Akses Para Santri ke Kampus Dunia
Ratusan Korban Haji Ilegal Merugi Rp30 Miliar, Penegakan Hukum Diminta Dipercepat
SMSI dan RRI Dorong Kolaborasi Media untuk Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Jernihkan Informasi

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Kemendagri Minta Pemda Fokus Kendalikan Harga Komoditas yang Naik

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Rapat Bersama Prabowo, Mendagri Tito Fokus Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla di Riau

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Presiden Prabowo dan Mendagri Tito Bertolak ke Kalteng, Bahas Strategi Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Mendagri Tito Bersama Presiden Prabowo Pantau Penanganan Karhutla di Kalbar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Peran Mahasiswa Untad dalam Penuntasan TB di Sulteng

Berita Terbaru