Pengembangan Inovasi PKN Berkontribusi pada Peningkatan Pelayanan Publik

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo memacu peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II untuk menciptakan inovasi berkelanjutan. Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan pada Expo Peserta PKN Tingkat II di Auditorium Gedung F Lantai 4 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta, Kamis (4/7/2024).

“Banyak hal yang berkaitan dengan pembaharuan kebijakan maupun prosedur yang dilakukan oleh pemerintah saat ini berasal atau cikal bakalnya (ide kreatifnya) dari lembaga pelatihan,” ungkap Yusharto.

Dia melanjutkan, di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, pemimpin di berbagai tingkatan dituntut bukan hanya sekadar berinovasi, tetapi juga memastikan inovasi yang diciptakan memiliki nilai kematangan yang tinggi, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Yusharto mengatakan, pihaknya akan terus memantau inisiasi inovasi yang dihasilkan dari kegiatan PKN melalui fitur baru yang ditambahkan pada aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID).

“Kami sudah menggagas satu tambahan fitur pada platform Indeks Inovasi Daerah (IID), dengan demikian Bapak/Ibu bisa aktif untuk memasukkan data yang berkaitan dengan inovasi yang Bapak/Ibu gagas selama pelaksanaan pendidikan pelatihan ke dalam platform IID,” jelas Yusharto.

Dia juga menjelaskan, pelaporan inovasi pada platform IID telah dibuka sejak pertengahan Juni 2024 dan akan ditutup pada awal Agustus 2024. Untuk itu, dia mengimbau seluruh peserta PKN agar serius mengikuti program pelatihan tersebut. Ia berharap, ide kreatif yang dihasilkan oleh setiap peserta dapat benar-benar berkualitas dan berdampak terhadap peningkatan pelaporan inovasi daerah tempat peserta bekerja.

“Kami menyambut baik upaya yang sudah dilakukan selama ini dan kami beserta jajaran dari BSKDN akan bersama-sama dengan Bapak/Ibu membina dan mengembangkan berbagai pemikiran yang sudah dihasilkan dari lembaga pelatihan seperti BPSDM ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga mengapresiasi antusiasme peserta PKN dalam kegiatan tersebut. Dirinya betul-betul berharap ke depan pengembangan inovasi dari hasil program pelatihan ini dapat berkontribusi tidak hanya bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, tetapi juga penyelenggaraan pemerintahan secara keseluruhan.

“Untuk itu, Bapak/Ibu sekalian sekali lagi kami mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada BPSDM dan juga Bapak/Ibu peserta Expo kali ini,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Daerah
KPK Soroti Ketidakhadiran Saksi dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Anggaran Tambahan Rp24,8 Triliun Diusulkan, Kemenag Dorong Kesetaraan Madrasah
Lussy Renata Tuangkan Perasaan Personal dalam Single “Pesan Terakhir”
163 Huntara di Desa Lubuk Sidup Segera Dihuni, Pemerintah Pastikan Dukungan Fasilitas
Dari Keterisolasian Menuju Harapan, Penyintas Sekumur Sambut Kedatangan Kasatgas Tito
Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana
Kasatgas Tito Karnavian Dorong Percepatan Pembangunan Huntap bagi Penyintas di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 14:42 WIB

Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Daerah

Senin, 6 April 2026 - 08:28 WIB

KPK Soroti Ketidakhadiran Saksi dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Minggu, 5 April 2026 - 17:02 WIB

Anggaran Tambahan Rp24,8 Triliun Diusulkan, Kemenag Dorong Kesetaraan Madrasah

Minggu, 5 April 2026 - 16:53 WIB

Lussy Renata Tuangkan Perasaan Personal dalam Single “Pesan Terakhir”

Minggu, 5 April 2026 - 08:42 WIB

163 Huntara di Desa Lubuk Sidup Segera Dihuni, Pemerintah Pastikan Dukungan Fasilitas

Berita Terbaru