Peran Penting PP-PAUD, Membangun Generasi Emas Melalui Pendidikan Anak Usia Dini

Sabtu, 1 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Wakil Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sekaligus Pembina Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Suhajar Diantoro mengimbau, para pengurus PP-PAUD lebih perhatian terhadap pendidikan anak usia dini. Terlebih saat ini kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih menekankan pada sumber daya manusia (SDM), sehingga pendidikan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

“Karena itu Bapak Presiden menekankan bagaimana ke depan kekuatan kita berarah kepada meningkatkan SDM,” terang Suhajar saat Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 PP-PAUD Tahun 2024 di Ballroom Cendana, Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta, Sabtu (1/6/2024).

Dia menjelaskan, PP-PAUD harus memperhatikan sebaran anak usia dini di masing-masing daerah ketika menyusun program. Dirinya menyebutkan lima provinsi dengan jumlah anak usia dini terbanyak berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023. Provinsi itu di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Oleh karena itu kelima pengurus PAUD provinsi ini harus mempunyai perhatian lebih, berdasarkan basis data ini yang diambil dari statistik (Badan Pusat Statistik),” ujarnya.

Dia menegaskan, upaya meningkatkan pendidikan anak usia dini dibutuhkan mengingat pada 2023 hanya 27,38 persen anak usia dini yang pernah mengikuti pendidikan prasekolah. Komposisisi tersebut tidak jauh berbeda baik di kawasan perkotaan maupun perdesaan.

Dirinya mengimbau para Ketua PP-PAUD baik di provinsi maupun kabupaten/kota agar dapat melihat kelemahan-kelemahan PAUD dan memahami cara meningkatkannya. Apalagi Ketua PP-PAUD merupakan istri Sekretaris Daerah (Sekda) sehingga komunikasi dengan pemerintah lebih mudah terbangun.

Menurutnya, pemerintah perlu berterima kasih kepada para pengurus PP-PAUD yang telah membantu dalam mendukung pendidikan bagi anak usia dini. Karena itu, pemerintah perlu memberikan dukungan kepada PP-PAUD, sehingga semakin banyak anak usia dini yang mendapatkan pendidikan.

“Kita semua tahu di masa perkembangan anak usia dini ini adalah saat-saat emas mereka bertumbuh, nah sekarang ini tersentuh oleh Bapak/Ibu semua,” jelasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

BAZNAS Hadirkan 21 Pos Mudik Gratis bagi Pemudik di Jalur Utama Pulau Jawa
Kemenkes dan Satgas PRR Pulihkan Ribuan Fasilitas Kesehatan Terdampak Bencana
Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Tetap bagi Korban Bencana di Tiga Provinsi
Pimpin BAZNAS RI Periode 2026–2031, Sodik Mudjahid Fokus Perkuat Pengelolaan Zakat Nasional
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Pemuda Peduli Indonesia Desak Penegakan Hukum
Mendagri Tito Karnavian Cek Fasilitas Penumpang di Pelabuhan Merak Jelang Mudik
Kemenag Salurkan Dana Sosial Keagamaan Rp473 Miliar, Sasar 3 Juta Warga Miskin
Imigrasi Beri Izin Tinggal Keadaan Terpaksa bagi Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:49 WIB

BAZNAS Hadirkan 21 Pos Mudik Gratis bagi Pemudik di Jalur Utama Pulau Jawa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:11 WIB

Kemenkes dan Satgas PRR Pulihkan Ribuan Fasilitas Kesehatan Terdampak Bencana

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:04 WIB

Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Tetap bagi Korban Bencana di Tiga Provinsi

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:57 WIB

Pimpin BAZNAS RI Periode 2026–2031, Sodik Mudjahid Fokus Perkuat Pengelolaan Zakat Nasional

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:27 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Pemuda Peduli Indonesia Desak Penegakan Hukum

Berita Terbaru