Mendagri: Negara-Negara di Dunia Perlu Tegaskan Komitmen terhadap Ketahanan Air

Senin, 20 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Badung, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, negara-negara di dunia perlu menegaskan kembali komitmennya terhadap ketahanan air. Hal itu disampaikan Mendagri dalam kegiatan Ministerial Meeting The 10th World Water Forum (WWF) atau Forum Air Sedunia ke-10 hari pertama di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Bali, Senin (20/5/2024).

“Saya yakin bahwa kita semua memiliki komitmen dan dukungan yang sama untuk mencapai ketahanan air dalam menghadapi tantangan saat ini dan masa depan. Kolaborasi antarpemerintah sangat penting untuk mengarusutamakan Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu di semua tingkatan,” kata Mendagri.

Dia melanjutkan, poin berikutnya yang tak kalah penting dalam pertemuan tersebut yaitu merawat hubungan yang mendalam antara air minum dan kesejahteraan manusia. Mendagri menekankan, akses terhadap air minum yang bersih dan aman bukan hanya sekedar Hak Asasi Manusia (HAM), tetapi merupakan landasan kesehatan, martabat, dan kesejahteraan masyarakat.

Poin terakhir yang mendapat highlight dari Mendagri dalam pertemuan itu adalah soal memberdayakan partisipasi inklusif dan bermakna dari seluruh pemangku kepentingan untuk memajukan agenda air global, termasuk mereka yang terkena dampak tantangan air.

“Mari kita tegaskan kembali komitmen kita untuk menjadikan air minum bersih dapat diakses oleh semua orang, melalui inovasi dan kolaborasi,” tegasnya.

Sebagai informasi, tema penyelenggaraan WWF ke-10 adalah “Air untuk Kemakmuran Bersama” (Water for Shared Prosperity). Pada proses tematik, para peserta forum akan membahas enam subtema untuk mencari solusi permasalahan air global bersama.

Adapun enam subtema yang dibahas meliputi: pertama, ketahanan dan kesejahteraan air; kedua, air untuk manusia dan alam; ketiga, pengurangan dan manajemen risiko bencana; keempat, tata kelola, kerja sama, dan diplomasi air; kelima, pembiayaan air berkelanjutan; dan keenam, pengetahuan dan inovasi.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Huntara Pascabencana Sumatera Hampir Rampung, Progres Capai 81 Persen
Teknologi Digital dan AI di Pendidikan Kini Punya Pedoman Resmi
Pemulihan Faskes Pascabencana Dipacu, 31 Ambulans Disalurkan
Antisipasi Peningkatan Mobilitas Mudik, Pemda Diminta Awasi Transportasi dan Distribusi Logistik
Satgas PRR Catat Lonjakan Transaksi UMKM di E-Commerce di Tiga Provinsi Sumatera
Kemendagri Siapkan Pengawasan dan Pedoman bagi Pemda dalam Pelindungan Anak di Ruang Digital
Satgas PRR Percepat Rehabilitasi Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Ketum TP PKK Jadi Panelis Side Event CSW70, Dorong Akses Keadilan bagi Perempuan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Huntara Pascabencana Sumatera Hampir Rampung, Progres Capai 81 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:54 WIB

Teknologi Digital dan AI di Pendidikan Kini Punya Pedoman Resmi

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:01 WIB

Pemulihan Faskes Pascabencana Dipacu, 31 Ambulans Disalurkan

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:10 WIB

Antisipasi Peningkatan Mobilitas Mudik, Pemda Diminta Awasi Transportasi dan Distribusi Logistik

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:01 WIB

Satgas PRR Catat Lonjakan Transaksi UMKM di E-Commerce di Tiga Provinsi Sumatera

Berita Terbaru