Kendalikan Inflasi, Irjen Kemendagri Minta Pemda Perhatikan Harga Cabai Merah dan Cabai Rawit

Rabu, 27 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) agar memperhatikan harga cabai merah maupun cabai rawit. Terlebih, cabai merah maupun cabai rawit merupakan bagian dari komoditas yang memberikan andil besar terhadap inflasi, termasuk menjelang tahun baru.

Dia memaparkan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) Kemendagri pada Desember 2023, baru 61 kabupaten/kota yang telah melakukan gerakan menanam tanaman cabai. Padahal sejak setahun lebih sebelumnya, Kemendagri telah mengimbau Pemda agar melakukan gerakan tersebut. Upaya penanaman ini penting untuk menjaga ketersediaan cabai merah maupun cabai rawit sehingga harganya terkendali.

“Kita menyadari bahwa cabai ini menjadi momok, kurang lebih 360 sekian yang daerahnya selalu masuk dalam pergerakan harga fluktuasi cabai, tapi upaya-upaya untuk menanam cabai dari satu tahun yang lalu lebih bahkan, hampir satu tahun setengah yang lalu kita mengingatkan, tidak juga dilakukan,” ujar Tomsi saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Rabu (27/12/2023).

Tomsi menduga ada daerah-daerah lain yang sebenarnya melakukan penanaman cabai, tapi tidak dilakukan secara kontinu. Padahal, upaya menanam tersebut perlu dilakukan secara berkesinambungan, terutama bagi daerah yang menjadi langganan tingginya harga cabai.

“Untuk teman-teman kepala daerah, kami berharap betul-betul fokus, bagaimana mungkin kita sekolah tinggi-tinggi, kita selalu kalah dengan cabai, saya berharap dengan kalimat seperti ini bisa kita serius untuk mengatasinya,” tegasnya.

Sementara itu, dalam paparannya Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Windhiarso Ponco Adi Putranto mengungkapkan, secara historis cabai merah dan cabai rawit memang selalu menjadi penyumbang inflasi pada bulan Desember dalam 3 tahun terakhir. Dirinya juga menyebutkan sejumlah kota yang mengalami inflasi tertinggi akibat harga cabai merah dan cabai rawit pada Desember 2022.

Misalnya kota dengan inflasi tertinggi akibat cabai merah pada Desember 2022 yakni Kota Ambon, Merauke, Pematang Siantar, Gunungsitoli, Sumenep, Medan, Dumai, Tual, Pekanbaru, dan Padangsidimpuan. Sementara kota yang mengalami inflasi tertinggi akibat cabai rawit pada Desember 2022 yakni Kota Metro, Pematang Siantar, Kupang, Merauke, Gunungsitoli, Sibolga, Medan, Bandar Lampung, Dumai, dan Padang.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya: Program Pemerintah Harus Terasa Manfaatnya oleh Masyarakat
“Ciptakan Gula agar Orang Datang Sendiri”, Pesan Mentrans untuk Pengembangan Kawasan
Kemendagri Gandeng Akademisi dan Media untuk Mengawal Objektivitas IPKD 2025
Mendagri Tito Karnavian: Program Bedah Rumah Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah terhadap Rakyat
Bima Arya: Keberagaman Indonesia Harus Menjadi Kekuatan Ekonomi Daerah
Ideologi, Strategi, dan Taktik Jadi Bekal Utama Praja IPDN Papua
Diskon Tiket KA Libur Sekolah Diserbu, KAI Daop 2 Bandung Catat Okupansi 73,2 Persen
AHY Dorong Pemanfaatan Keilmuan Kampus untuk Menjawab Tantangan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:36 WIB

“Ciptakan Gula agar Orang Datang Sendiri”, Pesan Mentrans untuk Pengembangan Kawasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:08 WIB

Kemendagri Gandeng Akademisi dan Media untuk Mengawal Objektivitas IPKD 2025

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:52 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Program Bedah Rumah Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah terhadap Rakyat

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:50 WIB

Bima Arya: Keberagaman Indonesia Harus Menjadi Kekuatan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:44 WIB

Ideologi, Strategi, dan Taktik Jadi Bekal Utama Praja IPDN Papua

Berita Terbaru