KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bandung — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan bahwa keberhasilan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bergantung pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, pengurus koperasi, dan manajer operasional, serta dukungan badan usaha milik negara (BUMN). Menurutnya, sinergi yang solid antara kepala desa, ketua koperasi, dan manajer operasional menjadi landasan utama agar pelayanan kebutuhan pokok warga desa dapat berjalan optimal.

“Kuncinya di sini adalah kolaborasi antara Pak Kepala Desa, di sini ada Pak Kades, kemudian dengan Ketua Koperasi dan juga manajernya,” ujar Bima saat melakukan peninjauan lapangan operasionalisasi KDKMP di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).

Bima menjelaskan, keberadaan “tiga serangkai” penggerak desa tersebut diperkuat oleh dukungan BUMN dan pemerintah daerah (Pemda) guna menjamin ketersediaan pasokan barang bersubsidi bagi masyarakat. Peninjauan lapangan yang dilakukan secara serentak di sejumlah lokasi oleh para menteri dan wakil menteri ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional serta ketersediaan komoditas penting, seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog, LPG dari Pertamina, dan layanan token listrik dari PLN.

Bima juga menegaskan bahwa KDKMP tidak didirikan untuk bersaing dengan toko kelontong maupun minimarket komersial. Sebaliknya, koperasi ini diarahkan menjadi sarana pemerintah untuk mendukung penyaluran program bantuan sosial dan barang bersubsidi agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Bima menambahkan, masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan KDKMP, terutama untuk memastikan kecukupan pasokan dan peningkatan kualitas pelayanan. Pemerintah akan terus melakukan evaluasi agar operasional koperasi dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

“Nanti pasti kita akan evaluasi untuk kembali memperbaiki untuk suplainya,” pungkasnya.

Rangkaian peninjauan Bima kali ini mencakup empat lokasi, yakni KDKMP Citaman, KDKMP Desa Bojongloa, KDKMP Desa Cangkuang Wetan di Kecamatan Dayeuhkolot, serta KDKMP Desa Padalarang di Kecamatan Padalarang.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan
Antisipasi Karhutla di Kaltim, Wamendagri Wiyagus Minta Seluruh Unsur Forkopimda Satukan Langkah
Layanan Kesehatan Sumatera Bangkit! Kasatgas Tito Ungkap Progres Pesat Rehabilitasi Faskes
Mendagri Pasang Badan: Aturan Daerah Harus Bawa Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Formalitas!
Bergerak Cepat! Satgas PRR Dampingi Tim BRIN Survei Lokasi Fasilitas Arsinum di Aceh Utara
Akselerasi Eliminasi TBC, Wamendagri Optimistis Demak Mampu Jadi Model Penanganan Daerah
Pemerintah Matangkan Skema Pendidikan Gratis, Pesantren Jadi Perhatian
Pertajam Komunikasi Publik, Mendagri Minta Seluruh Pemda Perkuat Fungsi dan Kapasitas Diskominfo

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Antisipasi Karhutla di Kaltim, Wamendagri Wiyagus Minta Seluruh Unsur Forkopimda Satukan Langkah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Layanan Kesehatan Sumatera Bangkit! Kasatgas Tito Ungkap Progres Pesat Rehabilitasi Faskes

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Mendagri Pasang Badan: Aturan Daerah Harus Bawa Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Formalitas!

Berita Terbaru