Cegah Kanker Serviks, RSUD CAM Kota Bekasi Dorong Vaksinasi HPV

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kota Bekasi – RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) Kota Bekasi terus berkomitmen meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi mengenai pencegahan penyakit, salah satunya kanker serviks / kanker mulut rahim yang masih menjadi salah satu masalah kesehatan penting di Indonesia.

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang berkaitan erat dengan infeksi HPV. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022 dari International Agency for Research on Cancer (IARC), terdapat 36.964 kasus baru kanker serviks di Indonesia pada tahun 2022. Angka tersebut menempatkan kanker serviks sebagai kanker terbanyak kedua pada perempuan Indonesia, setelah kanker payudara.

Data IARC juga memperkirakan sekitar 20.708 perempuan meninggal akibat kanker serviks di Indonesia pada tahun yang sama. Angka tersebut menunjukkan bahwa kanker serviks masih menjadi tantangan kesehatan yang membutuhkan perhatian melalui upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan yang tepat.

Melalui edukasi kesehatan dr. Dwi Ajeng Rembulan, Sp. OG, subsp. K.Fm yang akrab disapa dokter rembulan merupakan dokter spesialis kandungan sub spesialis fetomaternal RSUD CAM Kota Bekasi melalui video di akun media sosial resmi RSUD CAM Kota Bekasi @rsudcambekasi masyarakat diberikan pemahaman mengenai Human Papillomavirus (HPV) serta pentingnya vaksinasi HPV sebagai salah satu upaya pencegahan kanker serviks.

Dalam video edukasi tersebut, dokter menjelaskan bahwa infeksi HPV berkaitan dengan terjadinya sejumlah jenis kanker. Salah satunya adalah kanker serviks, serta beberapa kanker lain yang dapat berkaitan dengan infeksi HPV, termasuk kanker pada area anus.

Vaksinasi HPV menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan risiko penyakit infeksi HPV dan direkomendasikan untuk perempuan yang belum aktif secara seksual.

“Pada anak-anak biasanya diberikan pada usia 9 sampai 13 tahun dengan dosis 1 hingga 2 kali pemberian vaksin, untuk wanita yang sudah aktif secara seksual dokter biasanya akan merekomendasikan untuk melakukan PAP Smear terlebih dahulu, dan jika hasil Pap Smear nya normal, baru akan dilanjutkan dengan vaksinasi HPV, untuk wanita dewasa vaksinasi HPV ini diberikan 2 sampai 3 kali vaksin”, ungkap dokter rembulan.

“Pencegahan lebih baik daripada mengobati, kenali faktor risikonya, lakukan vaksinasi sesuai rekomendasi, dan jangan ragu berkonsultasi di RSUD CAM Kota Bekasi”, pesannya.

RSUD CAM Kota Bekasi menyediakan vaksinasi HPV serta beberapa vaksinasi lainnya, untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor 0811-888-1024 atau bisa langsung ke poliklinik eksekutif di gedung A lantai 2. (ADV)

Berita Terkait

Dinkes Bekasi Perkuat Deteksi Dini TBC melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Bekasi Siapkan Kampung Tematik Pasundan di RW 14 Pekayon Jaya
Tri Adhianto Cek Saluran Air di Jatiasih, Temukan Penyempitan Menuju Kali Cikeas
Tiga Tahun ke Depan, Jalan Arteri Utama Kota Bekasi Ditargetkan Bebas Kabel Udara
Komwil III APEKSI Perkuat Sinergi untuk Hadapi Krisis Global
Kriyanusa 2026, Ketua Dekranasda Kota Bekasi Dorong Kriya Ramah Lingkungan
Perkuat Gizi Masyarakat, Wali Kota Bekasi Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal
Wali Kota Apresiasi Prestasi Siswa, Dua MoU Kerja Sama Dibubuhkan Saat Apel

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:28 WIB

Cegah Kanker Serviks, RSUD CAM Kota Bekasi Dorong Vaksinasi HPV

Rabu, 30 September 2026 - 11:58 WIB

Dinkes Bekasi Perkuat Deteksi Dini TBC melalui Program Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 30 September 2026 - 08:54 WIB

Bekasi Siapkan Kampung Tematik Pasundan di RW 14 Pekayon Jaya

Rabu, 30 September 2026 - 08:34 WIB

Tri Adhianto Cek Saluran Air di Jatiasih, Temukan Penyempitan Menuju Kali Cikeas

Rabu, 30 September 2026 - 08:13 WIB

Tiga Tahun ke Depan, Jalan Arteri Utama Kota Bekasi Ditargetkan Bebas Kabel Udara

Berita Terbaru