HUT ke-81 PMI, PMI Kabupaten Bantul Teguhkan Komitmen Pelayanan Kemanusiaan

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bantul meneguhkan komitmen untuk terus memperkuat pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam apel memperingati Hari Palang Merah Indonesia sekaligus HUT ke-81 PMI yang digelar di halaman Markas PMI Kabupaten Bantul, Jumat (18/9/2026).

Apel diikuti pengurus, Dewan Kehormatan, anggota Palang Merah Remaja (PMR), relawan Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), serta seluruh staf PMI Kabupaten Bantul.

Peringatan HUT ke-81 PMI tahun ini mengusung tema “Peduli, Bergerak, Bersama”. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya kepedulian, aksi nyata, dan kolaborasi dalam menjalankan berbagai tugas kemanusiaan.

Ketua PMI Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja, dalam sambutannya menekankan agar tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap operasi dan pelayanan PMI.

“Pelaksanaan tujuh prinsip kepalangmerahan harus dimaknai secara nyata dalam setiap operasi dan pelayanan PMI,” tegas Agus.

Menurutnya, tugas kemanusiaan juga harus dijalankan dengan ketulusan dan niat yang bersih. Setiap personel PMI diharapkan memiliki komitmen untuk mengabdikan diri kepada masyarakat melalui pelayanan yang diberikan.

“Dalam pelayanan, petugas PMI harus ikhlas dan dengan niat yang bersih untuk membaktikan diri pada tugas-tugas kemanusiaan,” ujarnya.

Agus juga menyampaikan pesan Ketua PMI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), GBPH Prabukusumo, mengenai pentingnya menjaga integritas sekaligus memastikan tata kelola organisasi dan pelayanan berjalan secara efektif dan efisien.

“Berpikir korupsi saja tidak boleh. Jujur saja tidak cukup, harus ada efisiensi dan efektivitas tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas,” kata Agus mengutip pesan tersebut.

Pesan itu menjadi bagian dari penguatan komitmen PMI Kabupaten Bantul dalam mengelola sumber daya secara bertanggung jawab. Integritas, efisiensi, dan efektivitas diharapkan dapat berjalan beriringan tanpa mengurangi kualitas maupun kuantitas pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

Selain apel, rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI Kabupaten Bantul juga diisi dengan pembukaan dan pelepasan peserta Diklat PMR Wira Utama.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut berlangsung pada 18–20 September 2026 di kawasan Mangunan, Bantul. Peserta merupakan anggota PMR Wira yang mendapatkan pembekalan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap nilai-nilai kepalangmerahan.

Melalui kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Bantul turut mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kemanusiaan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan para anggota PMR, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Usai apel, warga PMI Kabupaten Bantul kemudian dibagi menjadi empat kelompok untuk melaksanakan ziarah ke makam para pendahulu PMI di sejumlah lokasi.

Ziarah menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI Kabupaten Bantul sekaligus bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berkontribusi dalam perjalanan pelayanan kemanusiaan PMI di Kabupaten Bantul.

Peringatan Hari Palang Merah Indonesia sendiri dilaksanakan setiap 17 September, bertepatan dengan tanggal berdirinya PMI pada (17/9/45).

Memasuki usia ke-81, PMI Kabupaten Bantul terus memperkuat perannya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Semangat “Peduli, Bergerak, Bersama” menjadi landasan untuk memperkuat solidaritas, kolaborasi, serta komitmen seluruh unsur PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Melalui penguatan relawan, pembinaan generasi muda, serta peningkatan tata kelola organisasi, PMI Kabupaten Bantul berupaya memastikan nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi dasar dalam setiap pelayanan kepada masyarakat. (Aga)

Berita Terkait

Lewat Design Thinking, KKN LeX UMY Dorong Inovasi Produk Lokal Hargorejo
Tak Hanya Infrastruktur, UMY Perkuat Fondasi Nonfisik untuk Ekosistem Berkelanjutan
UMY Bangun Kampus Berkelanjutan lewat Solar Panel dan Rumah Sampah Mandiri
UI GreenMetric 2026, UMY Raih Peringkat 12 Nasional dan Terbaik Kategori PTKIS
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati di Sleman
Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Polkam Tinjau Posko Satgas Karhutla di Kertapati
Wakil Wali Kota Yogyakarta Pantau Langsung Alun-Alun Selatan Usai Video Viral di Media Sosial
Bolosego Klarifikasi Video Viral Alun-Alun Kidul, Mbak Dy Tegaskan Tak Mau Perpanjang Masalah

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:24 WIB

Lewat Design Thinking, KKN LeX UMY Dorong Inovasi Produk Lokal Hargorejo

Sabtu, 19 September 2026 - 19:13 WIB

Tak Hanya Infrastruktur, UMY Perkuat Fondasi Nonfisik untuk Ekosistem Berkelanjutan

Sabtu, 19 September 2026 - 19:08 WIB

UMY Bangun Kampus Berkelanjutan lewat Solar Panel dan Rumah Sampah Mandiri

Sabtu, 19 September 2026 - 19:03 WIB

UI GreenMetric 2026, UMY Raih Peringkat 12 Nasional dan Terbaik Kategori PTKIS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:20 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati di Sleman

Berita Terbaru