Imbas Abu Vulkanik, KAI Daop 6 Masih Operasikan KA Tambahan

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta masih mengoperasikan KA Tambahan Yogyakarta-Gambir pada Senin (7/9/2026). Perjalanan tambahan ini disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Cengkareng, Tangerang.

Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta dilakukan akibat sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek yang berdampak terhadap aktivitas penerbangan.

KA Tambahan Yogyakarta-Gambir melayani perjalanan dari Stasiun Yogyakarta menuju Stasiun Gambir. Kereta tersebut dijadwalkan berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 18.20 WIB.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan perjalanan tambahan tersebut menjadi salah satu alternatif transportasi bagi masyarakat yang membutuhkan akses perjalanan menuju Jakarta dan sekitarnya.

“KA Tambahan Yogyakarta-Gambir ini terdiri dari tujuh kereta eksekutif Stainless Steel. Penambahan perjalanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan maupun aktivitasnya, khususnya menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya ataupun sebaliknya,” kata Feni dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).

Menurut Feni, pengoperasian kereta tambahan tersebut merupakan bagian dari kesiapan KAI dalam menyediakan alternatif mobilitas masyarakat ketika terjadi gangguan pada perjalanan udara akibat kondisi alam.

Di tengah kondisi sebaran abu vulkanik, KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau calon penumpang dan pengguna jasa kereta api untuk memperhatikan keselamatan serta kesehatan selama melakukan perjalanan.

Penumpang disarankan menggunakan masker dan kacamata untuk melindungi mata dari paparan abu. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di area terbuka serta menghindari menyentuh mata.

“Pelanggan juga diimbau untuk mematuhi arahan petugas selama berada di stasiun maupun di atas kereta api. Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau iritasi, pelanggan diimbau segera menghubungi petugas KAI untuk mendapatkan bantuan,” ujar Feni.

KAI Daop 6 Yogyakarta menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Informasi terbaru mengenai perjalanan kereta api akan disampaikan kepada pelanggan melalui kanal resmi KAI.

Masyarakat dapat memperoleh informasi perjalanan kereta api melalui Contact Center KAI121 dan media sosial KAI121. (Aga)

Berita Terkait

Evan Loss Gandeng Sang Anak Nyanyikan Lagu “Ayah Pasti Pulang”, Kisah Nyata Tiga Generasi
HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta Hadirkan Rangkaian Event Berbasis Jati Diri Kota
Mahasiswa Asing Ikuti Mataf UMY, Rasakan Kesan Pertama di Lingkungan Kampus
Pemerintah Kota Yogyakarta Perkuat Pengawasan MBG, Dorong Perluasan Sasaran untuk Ibu Hamil dan Balita
Ancam Sanksi Pidana Bagi yang Lalai, Yogyakarta Perketat Pengawasan Program MBG
Status Kampus Bukan Jaminan Mutu, Standar Pendidikan Jadi Faktor Penentu
Dewa Gana Kalajaya Jadi Tema WJNC dalam Perayaan HUT ke-270 Yogyakarta
Pemerintah Kota Yogyakarta Dorong Pelajar Bersepeda ke Sekolah, Jalur Sepeda Bakal Diperkuat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:19 WIB

Imbas Abu Vulkanik, KAI Daop 6 Masih Operasikan KA Tambahan

Selasa, 8 September 2026 - 11:16 WIB

Evan Loss Gandeng Sang Anak Nyanyikan Lagu “Ayah Pasti Pulang”, Kisah Nyata Tiga Generasi

Senin, 7 September 2026 - 17:02 WIB

Mahasiswa Asing Ikuti Mataf UMY, Rasakan Kesan Pertama di Lingkungan Kampus

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Perkuat Pengawasan MBG, Dorong Perluasan Sasaran untuk Ibu Hamil dan Balita

Senin, 7 September 2026 - 15:24 WIB

Ancam Sanksi Pidana Bagi yang Lalai, Yogyakarta Perketat Pengawasan Program MBG

Berita Terbaru

Yogyakarta

Imbas Abu Vulkanik, KAI Daop 6 Masih Operasikan KA Tambahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 11:19 WIB