Evan Loss Gandeng Sang Anak Nyanyikan Lagu “Ayah Pasti Pulang”, Kisah Nyata Tiga Generasi

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA – Penyanyi dan musisi Evan Loss menghadirkan sisi personal dalam karya terbarunya bertajuk “Ayah Pasti Pulang”. Tak sekadar menjadi lagu tentang sosok ayah, karya tersebut lahir dari pengalaman hidup Evan ketika masih kecil hingga perjalanannya kini sebagai seorang ayah.

Lagu ini berangkat dari pengalaman Evan yang semasa kecil kerap ditinggal sang ayah merantau. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang beruntung membuat sang ayah harus pergi mencari penghidupan demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.

Pengalaman tersebut rupanya telah lama tersimpan dalam diri Evan dan menjadi alasan utama dirinya ingin menulis lagu tentang ayah.

“Karena pengalaman pribadi dan sudah lama ingin menulis lagu tentang ayah,” kata Evan.

Menariknya, “Ayah Pasti Pulang” awalnya ditulis dari sudut pandang seorang ayah yang ingin memperjuangkan kehidupan keluarganya. Namun setelah lagu tersebut dirilis, respons yang datang justru menunjukkan bahwa kisah di dalamnya juga menyentuh banyak anak.

Banyak pendengar merasa memiliki pengalaman serupa ketika mendengar lagu tersebut. Perjuangan seorang ayah yang harus pergi bekerja, termasuk menjalani hubungan jarak jauh dengan keluarga atau long distance marriage (LDM), menjadi salah satu bagian yang paling banyak dikisahkan kembali oleh pendengar di media sosial.

“Luar biasa responsnya, ramai sekali di media sosial. Banyak yang curhat tentang pengalaman LDM,” ujar Evan.

Kedekatan Evan dengan cerita dalam lagu tersebut semakin kuat karena kini ia sendiri telah menjadi seorang ayah. Pengalaman sebagai anak yang pernah merasakan kepergian ayah membuatnya melihat sosok ayah dari perspektif berbeda setelah memiliki anak.

Karena itu, Evan tidak hanya menulis dan menyanyikan lagu tersebut sendiri. Ia juga mengajak anaknya, Daniel Louis, untuk ikut bernyanyi.

Kehadiran Daniel membuat “Ayah Pasti Pulang” terasa seperti percakapan lintas generasi. Evan berada di posisi sebagai anak sekaligus ayah, sementara Daniel hadir sebagai generasi berikutnya yang menerima kasih sayang dan perjuangan seorang ayah.

Cerita tersebut kemudian divisualisasikan dalam video klip dengan konsep yang sangat personal. Tiga generasi keluarga Evan tampil langsung sebagai pemeran, yakni ayah Evan sendiri, Evan, dan Daniel Louis.

Evan mengungkapkan, keputusan menggunakan anggota keluarganya sendiri sebagai pemeran juga dilakukan untuk mengabadikan momen kebersamaan keluarga.
“Pengen mengabadikan momen keluarga acting bareng,” ungkapnya.

Dengan demikian, sosok yang muncul dalam video klip bukan sekadar pemeran yang memainkan karakter ayah, anak, dan cucu. Ketiganya memang merupakan keluarga yang menjalani cerita tersebut dalam kehidupan nyata.

Lokasi pengambilan gambar juga memiliki nilai emosional tersendiri. Video klip “Ayah Pasti Pulang” direkam di rumah simbok, tempat Evan dilahirkan. Rumah tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan hidup keluarganya sejak sebelum Evan lahir pada era 1980-an hingga sekarang.

Menariknya, bentuk rumah tersebut disebut masih tidak banyak berubah sejak dahulu.

Hal itu membuat cerita “Ayah Pasti Pulang” terasa semakin autentik. Kisah tentang ayah, anak, perjuangan keluarga, hingga perjalanan tiga generasi tidak hanya diceritakan melalui lirik, tetapi juga diperankan oleh orang-orang yang benar-benar mengalaminya dan direkam di tempat yang menjadi bagian dari sejarah keluarga.

Bagi Evan, lagu tersebut akhirnya bukan hanya tentang seorang ayah yang pergi mencari nafkah. Lebih jauh, “Ayah Pasti Pulang” menjadi pengingat mengenai pengorbanan orang tua yang terkadang baru benar-benar dipahami setelah seseorang menjadi orang tua.

Melalui lagu tersebut, Evan juga ingin menyampaikan pesan sederhana kepada anak-anak agar tidak menunggu terlalu lama untuk menunjukkan kasih sayang kepada ayah.

“Sayang ayah selagi ada. Percayalah, ayah akan mati-matian memberikan yang terbaik untukmu,” tutur Evan.

Saat ini, video klip “Ayah Pasti Pulang” sudah dapat disaksikan di YouTube. Sementara audionya juga telah tersedia di berbagai platform musik digital.

Kisah personal tiga generasi yang dibawa Evan Loss dalam “Ayah Pasti Pulang” membuat lagu tersebut memiliki makna lebih dari sekadar karya musik. Lagu ini menjadi potret perjalanan seorang anak yang pernah menunggu ayahnya pulang, kemudian tumbuh menjadi seorang ayah yang berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya. (Aga).

Berita Terkait

Imbas Abu Vulkanik, KAI Daop 6 Masih Operasikan KA Tambahan
HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta Hadirkan Rangkaian Event Berbasis Jati Diri Kota
Mahasiswa Asing Ikuti Mataf UMY, Rasakan Kesan Pertama di Lingkungan Kampus
Pemerintah Kota Yogyakarta Perkuat Pengawasan MBG, Dorong Perluasan Sasaran untuk Ibu Hamil dan Balita
Ancam Sanksi Pidana Bagi yang Lalai, Yogyakarta Perketat Pengawasan Program MBG
Status Kampus Bukan Jaminan Mutu, Standar Pendidikan Jadi Faktor Penentu
Dewa Gana Kalajaya Jadi Tema WJNC dalam Perayaan HUT ke-270 Yogyakarta
Pemerintah Kota Yogyakarta Dorong Pelajar Bersepeda ke Sekolah, Jalur Sepeda Bakal Diperkuat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:19 WIB

Imbas Abu Vulkanik, KAI Daop 6 Masih Operasikan KA Tambahan

Selasa, 8 September 2026 - 11:16 WIB

Evan Loss Gandeng Sang Anak Nyanyikan Lagu “Ayah Pasti Pulang”, Kisah Nyata Tiga Generasi

Senin, 7 September 2026 - 17:02 WIB

Mahasiswa Asing Ikuti Mataf UMY, Rasakan Kesan Pertama di Lingkungan Kampus

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Perkuat Pengawasan MBG, Dorong Perluasan Sasaran untuk Ibu Hamil dan Balita

Senin, 7 September 2026 - 15:24 WIB

Ancam Sanksi Pidana Bagi yang Lalai, Yogyakarta Perketat Pengawasan Program MBG

Berita Terbaru

Yogyakarta

Imbas Abu Vulkanik, KAI Daop 6 Masih Operasikan KA Tambahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 11:19 WIB