Sepekan Menghilang, Nadira Az Zahra Ditemukan Selamat dalam Kondisi Lelah dan Disorientasi

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nadira Az Zahra (Jennus/Istimewa)

Nadira Az Zahra (Jennus/Istimewa)

JENDELANUSANTARA.COM, Bandung — Pencarian selama hampir sepekan terhadap Nadira Az Zahra, 21 tahun, mahasiswi Telkom University yang dilaporkan hilang sejak Selasa, 30 Juni 2026, berakhir pada Senin dini hari, 6 Juli 2026. Polisi memastikan Nadira telah kembali ke keluarganya dalam keadaan selamat. Namun, saat ditemukan, kondisi fisiknya menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan kebingungan orientasi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan Nadira ditemukan di wilayah Kota Bandung setelah seorang warga mengenali informasi mengenai orang hilang yang sebelumnya beredar luas. Warga tersebut kemudian menghubungi kepolisian dan keluarga.

“Alhamdulillah tadi dini hari, hari Senin tanggal 6 Juli 2026, ananda Nadira Az Zahra sudah ditemukan dan sudah kembali ke kediaman dalam kondisi sehat walafiat dan sudah dalam pengawasan keluarga,” ujar Anton di Polrestabes Bandung, Senin.

Meski telah dipastikan selamat, polisi belum dapat meminta keterangan dari Nadira mengenai penyebab kepergiannya. Menurut Anton, kondisi psikologis mahasiswi berusia 21 tahun itu belum memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan. Karena itu, penyidik masih menunggu waktu yang tepat sebelum menggali kronologi secara utuh.

Kondisi Nadira saat pertama kali ditemukan diungkapkan lebih rinci oleh perwakilan keluarga, Budhi Purwana. Berdasarkan informasi dari warga yang menemukannya, Nadira berada seorang diri dengan kondisi kelelahan, tampak kehabisan tenaga, dan mengalami disorientasi atau kesulitan mengenali situasi maupun arah di sekitarnya. Warga tersebut kemudian memberikan pertolongan sementara sebelum menghubungi aparat kepolisian dan keluarga.

“Menurut keterangan dari yang menemukan, itu menemukan dalam kondisi sendiri, lelah, capek, dan kemudian disorientasi. Orang baik ini merawat sementara, mengamankan, lalu segera menghubungi kami,” kata Budhi.

Disorientasi merupakan kondisi ketika seseorang mengalami gangguan orientasi terhadap waktu, tempat, atau situasi. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kelelahan fisik yang berat, tekanan psikologis, kurang tidur, hingga penyebab medis tertentu. Karena itu, kepolisian belum menarik kesimpulan mengenai penyebab kondisi Nadira dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Temuan lain yang menguatkan belum adanya dugaan tindak pidana ialah seluruh barang bawaan Nadira masih lengkap. Laptop, tablet, telepon genggam, tas ransel, dan barang pribadi lainnya ditemukan dalam keadaan utuh tanpa ada yang hilang.

“Semuanya utuh. Laptop, tablet, handphone, tas, dan lain sebagainya tidak ada yang hilang,” ujar Budhi.

Sejauh ini, penyidik juga menyatakan belum menemukan indikasi adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, penyelidikan belum dihentikan. Polisi masih akan meminta keterangan Nadira setelah kondisinya memungkinkan untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana atau murni merupakan peristiwa lain.

Nadira sebelumnya dilaporkan hilang setelah berpamitan berangkat kuliah dari rumah keluarganya di kawasan Ciwastra, Kota Bandung, pada Selasa pagi, 30 Juni 2026. Mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas angkatan 2025 itu mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jins hitam, kerudung krem, serta membawa tas ransel berisi laptop dan tablet.

Keluarga menyebut telepon genggam Nadira masih aktif saat ia berangkat. Namun sekitar pukul 12.30 WIB pada hari yang sama, akun WhatsApp miliknya mendadak tidak lagi aktif. Sejak saat itu, keluarga kehilangan kontak dan melaporkan hilangnya Nadira kepada kepolisian. Kasus tersebut kemudian menyita perhatian publik setelah informasi pencarian menyebar luas di berbagai platform media sosial hingga akhirnya membantu proses penemuan korban oleh seorang warga. (ihd)

Berita Terkait

KY Tindak Lanjuti Laporan Tim Nadiem, Dugaan Pelanggaran Etik Empat Hakim Tipikor Dikaji
KPK Terima Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli setelah Bupati Kuansing Ditangkap
Forensik Ungkap Pilot AMA Tewas akibat Tembakan Kontak, Penyelidikan Terus Berlanjut
KPK Ingatkan Raja Juli Agar Laporkan Gratifikasi Sesuai Amanat Undang-undang
Menko Polkam Kecam Pembunuhan Pilot AS di Papua, TNI-Polri Percepat Kejar Pelaku
Kerugian Akibat Penipuan Digital Tembus Rp7,5 Triliun, Komdigi Desak Operator Perkuat Fitur Anti-Scam
Rekonstruksi Penyekapan di Bandung Peragakan 21 Adegan, Tersangka Akui Seluruh Perbuatannya
KPK Telusuri Dugaan Aset Gratifikasi Ma’ruf Cahyono, Istri dan Anak Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:52 WIB

Sepekan Menghilang, Nadira Az Zahra Ditemukan Selamat dalam Kondisi Lelah dan Disorientasi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:22 WIB

KY Tindak Lanjuti Laporan Tim Nadiem, Dugaan Pelanggaran Etik Empat Hakim Tipikor Dikaji

Senin, 6 Juli 2026 - 11:12 WIB

KPK Terima Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli setelah Bupati Kuansing Ditangkap

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:01 WIB

Forensik Ungkap Pilot AMA Tewas akibat Tembakan Kontak, Penyelidikan Terus Berlanjut

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:09 WIB

KPK Ingatkan Raja Juli Agar Laporkan Gratifikasi Sesuai Amanat Undang-undang

Berita Terbaru