JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Maroko kembali menegaskan statusnya sebagai kekuatan baru sepak bola Afrika. Tim berjuluk Singa Atlas itu melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Kanada 3-0 pada laga babak 16 besar di Stadion Houston, Minggu.
Kemenangan tersebut bukan sekadar memastikan tiket ke delapan besar. Maroko juga mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang dua kali secara beruntun menembus perempat final Piala Dunia, melanjutkan pencapaian impresif mereka di edisi 2022. Selain itu, Maroko menjadi negara pertama yang memastikan tempat di perempat final pada format baru Piala Dunia yang diikuti 48 peserta.
Gelandang Azzedine Ounahi tampil sebagai aktor utama kemenangan Maroko. Ia mencetak dua gol pada babak kedua, sementara satu gol lainnya disumbangkan Soufiane Rahimi. Di babak berikutnya, Maroko akan menghadapi pemenang pertandingan Paraguay melawan Prancis.
Meski akhirnya menang dengan skor meyakinkan, Maroko harus bekerja keras menghadapi permainan agresif Kanada sejak menit-menit awal. Peluang emas pertama justru diperoleh Kanada melalui Tani Oluwaseyi pada menit ke-10. Namun, kiper Yassine Bono tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Kanada terus memberi tekanan hingga pertengahan babak pertama. Di sisi lain, Maroko yang lebih banyak menguasai bola belum mampu menciptakan peluang berbahaya. Pertandingan sempat memanas pada menit ke-40 ketika Achraf Hakimi terlibat adu argumen dengan Richie Laryea. Wasit Michael Oliver mengganjar kedua pemain dengan kartu kuning.
Babak pertama berakhir tanpa gol, tetapi berlangsung keras dengan total lima kartu kuning yang dikeluarkan wasit, masing-masing dua untuk Kanada dan tiga bagi Maroko.
Kebuntuan akhirnya pecah lima menit setelah turun minum. Berawal dari skema tendangan bebas Achraf Hakimi, bola mengarah kepada Ounahi yang langsung melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti. Bola gagal diantisipasi kiper Kanada dan membawa Maroko unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Kanada meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Namun, pertahanan Maroko tampil disiplin dan efektif meredam setiap upaya lawan sembari mengandalkan serangan balik yang cepat.
Performa gemilang Bono kembali terlihat pada menit ke-78 ketika ia menepis tembakan keras Tajon Buchanan dari luar kotak penalti. Penyelamatan itu menjaga keunggulan Maroko dan menjadi momentum penting sebelum Singa Atlas memastikan kemenangan telak 3-0 melalui tambahan gol Ounahi serta Soufiane Rahimi untuk mengamankan langkah ke babak perempat final. (ihd)












