JENDELANUSANTARA.COM, Cilegon – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen untuk terus mendorong penguatan ekosistem industri, kemudahan investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia. Termasuk pengembangan infrastruktur pendukung perdagangan dan logistik agar pelaku usaha semakin kompetitif di tingkat global.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Iwan Hermawan pada acara Pelepasan Ekspor Baja Struktural PT Trimitra Fabrikasi Engineering di kawasan industri Jalan Australia 2, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menyukseskan Trade Expo Indonesia 2026 sebagai ajang promosi perdagangan internasional terbesar di Indonesia. Selain itu, ada pelepasan ekspor produk baja dari Cilegon ke Kanada.
“Pelepasan ekspor produk fabrikasi baja ke Kanada hari ini merupakan pencapaian yang patut kita apresiasi bersama,” ungkapnya.
Iwan menjelaskan, di Cilegon berdiri klaster industri baja terbesar di Indonesia yang selama puluhan tahun menjadi tulang punggung pembangunan nasional. Industri baja di Provinsi Banten itu tidak hanya melayani kebutuhan domestik, tetapi menembus pasar internasional yang memiliki standar kualitas tinggi.
Keberhasilan ini juga menunjukkan produk industri Cilegon telah memenuhi standar global. Memiliki kualitas kompetitif, serta mampu bersaing dengan produk dari negara maju lainnya.
Potensi ekspor baja ke Kanada juga menurutnya sangat prospektif. Kondisi tersebut didukung oleh kapasitas industri baja Cilegon dan kebutuhan infrastruktur Kanada.
“Ini membuka peluang bagi industri fabrikasi baja yang mampu memenuhi standar internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Trimitra Bobby Judoprawiro mengatakan, sepanjang Semester I Tahun 2026, pihaknya telah mengekspor 3.117 metrik ton produk fabrikasi baja senilai lebih dari 4,5 juta dolar Amerika Serikat atau setara sekitar Rp78 miliar.
“Kita sudah ekspor ke negara Kanada, Australia, dan Singapura selama Semester 1 ini. Hari ini, kami secara resmi melepas 127,3 metrik ton terdiri dari komponen berupa pin and hinge serta pipe menuju Vancouver dan Toronto di Kanada,” katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi mengatakan, pelepasan ekspor produk baja struktural PT Trimitra ke Kanada menunjukkan potensi besar sektor industri nasional dalam meningkatkan kinerja ekspor. Kementerian mendukung peningkatan ekspor karena baja merupakan produk ekspor utama Indonesia.
“Mudah-mudahan kedepan ekspor produk baja Kita juga bisa semakin meningkat,” katanya.(LSI)
Sumber : Adpim














