Walikota Yogyakarta Uji Coba Perahu Motor Tempel untuk Patroli Kebersihan Sungai Winongo

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta – Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, melakukan uji coba penggunaan perahu motor tempel di Sungai Winongo, wilayah Kemantren Ngampilan, Kamis (12/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian perahu dan mesin tempel yang akan digunakan dalam mendukung patroli kebersihan sungai di Kota Yogyakarta.

Dalam uji coba tersebut, Wali Kota menyusuri Sungai Winongo dari kawasan selatan Jembatan Serangan ke arah utara hingga bawah jembatan, kemudian kembali ke titik awal. Operasional perahu dilakukan dengan dukungan petugas yang mengendalikan mesin tempel, serta bantuan dayung dan tali untuk menavigasi perahu berbahan kayu pada sejumlah titik sungai yang memiliki kondisi khusus. Kegiatan ini juga melibatkan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta.

Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa hasil uji coba menunjukkan perahu yang digunakan sudah cukup sesuai dengan kondisi Sungai Winongo. Namun demikian, mesin tempel yang saat ini digunakan dinilai masih perlu disesuaikan dengan karakteristik sungai yang relatif dangkal.

“Perahunya sudah cocok menurut saya, tinggal mesinnya yang nanti kita sesuaikan. Ini masih kita pelajari agar operasional perahu dapat berjalan lebih optimal di Sungai Winongo,” ujarnya.

Menurut Hasto, mesin tempel yang umum digunakan pada perahu ketinting di wilayah Kalimantan berpotensi lebih sesuai untuk kondisi sungai yang tidak terlalu dalam. Pengalaman tersebut diperolehnya saat bertugas sebagai dokter di wilayah pedalaman Kalimantan yang banyak memanfaatkan transportasi sungai.

Pada tahap awal, perahu motor tempel akan dimanfaatkan untuk mendukung patroli kebersihan Sungai Winongo. Melalui patroli tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta akan melakukan pemantauan kondisi sungai secara berkala, baik terkait sampah maupun potensi limbah yang dapat mencemari lingkungan.

Selain mendukung upaya pengawasan, keberadaan perahu juga diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dan kalangan akademisi dalam menjaga kelestarian sungai. Ke depan, Pemerintah Kota Yogyakarta berencana melibatkan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik sungai maupun komunitas pecinta alam dalam kegiatan patroli dan aksi bersih sungai.

“Harapannya sungai tidak hanya menjadi lebih bersih dan terjaga, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Hasto.

Sementara itu, Mantri Pamong Praja Kemantren Ngampilan, Anif Luhur Kurniawan, menyampaikan bahwa pada Sabtu (13/6/2026) akan digelar Winongo Art Festival. Salah satu rangkaian kegiatan dalam festival tersebut adalah aksi bersih-bersih dan susur Sungai Winongo yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Menurut Anif, gagasan pemanfaatan perahu untuk kegiatan kebersihan sungai mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Yogyakarta. Penyediaan sarana perahu dikoordinasikan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Staf Ahli Bidang Administrasi Umum.

Ia berharap kegiatan bersih sungai dapat menjadi budaya yang dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada saat penyelenggaraan acara tertentu. Selain mendukung pelestarian lingkungan, aktivitas di Sungai Winongo juga berpotensi menghadirkan daya tarik baru yang dapat mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di kawasan sekitar.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sekaligus mengoptimalkan potensi sungai sebagai ruang publik yang bersih, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat. (Aga)

Berita Terkait

Dari Keripik Pisang, ODDP Condongcatur Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Ngepel Malioboro Jadi Simbol Komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta Bangun Budaya Bersih dan Kota Berkelanjutan
Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kementerian Agama Kota Yogyakarta Perkuat Sinergi Pendidikan dan Keagamaan
Hujan Tak Surutkan Semangat, Seruan Massa Rakyat Memanggil Bergema di Jalanan
Ribuan Suara Menggema di Gejayan, Rakyat Tuntut Evaluasi Kebijakan Pemerintah
Aksi Hijau Mahasiswa UWM, Ribuan Mangrove Ditanam di Kawasan Baros
UGM Temukan Jejak Retakan Sedalam 20 Meter, Kunci Misteri Rumah Api Seyegan?
Jelang Pengajian Akbar HUT ke-79 Pemerintah Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta Siagakan 28 Ambulans dan Belasan Rumah Sakit Rujukan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:20 WIB

Dari Keripik Pisang, ODDP Condongcatur Wujudkan Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:11 WIB

Ngepel Malioboro Jadi Simbol Komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta Bangun Budaya Bersih dan Kota Berkelanjutan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kementerian Agama Kota Yogyakarta Perkuat Sinergi Pendidikan dan Keagamaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:01 WIB

Hujan Tak Surutkan Semangat, Seruan Massa Rakyat Memanggil Bergema di Jalanan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:55 WIB

Walikota Yogyakarta Uji Coba Perahu Motor Tempel untuk Patroli Kebersihan Sungai Winongo

Berita Terbaru