Pesona Ujung Kulon Kian Mendunia, Banten Siap Tarik Wisatawan Global

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Pandeglang – Provinsi Banten menawarkan pengalaman wisata alam kelas dunia melalui keindahan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), kawasan konservasi yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Beragam destinasi eksotis mulai dari Pulau Peucang, Pulau Handeuleum, Pulau Panaitan, hingga Karang Copong menjadi daya tarik yang memadukan keindahan alam, keanekaragaman hayati, dan petualangan wisata yang berkesan.

Untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada masyarakat luas, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti bersama mitra pariwisata melakukan eksplorasi sejumlah destinasi unggulan di kawasan TNUK. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi wisata di Provinsi Banten sebagai destinasi ekowisata unggulan nasional dan internasional.

Eli mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan lebih luas kekayaan wisata alam kepada masyarakat Indonesia maupun wisatawan mancanegara.

“Banten memiliki potensi wisata alam yang luar biasa dan tidak pernah kehabisan destinasi menarik untuk dikunjungi,” kata Eli Susiyanti, di Pulau Peucang, Kabupaten Pandeglang, Minggu (7/6/2026).

Menurut Eli, perjalanan eksplorasi dimulai dari Pulau Handeuleum yang menawarkan pengalaman wisata alam berupa tracking di kawasan mangrove serta pengamatan satwa liar yang hidup di habitat alaminya.

“Pulau Handeuleum kami melihat kawasan mangrove yang indah, menikmati wisata tracking, serta menyaksikan berbagai satwa liar yang menjadi kekayaan biodiversitas Ujung Kulon,” ujarnya.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Pulau Panaitan. Rombongan menginap selama satu malam untuk menikmati berbagai aktivitas wisata yang menjadi daya tarik pulau tersebut.

“Kemudian berlanjut ke Pulau Panaitan. di sana untuk mengeksplorasi keindahannya. Kami juga sempat melakukan surfing serta menikmati panorama sunrise dan sunset yang sangat memukau,” ungkap Eli.

Eksplorasi selanjutnya dilakukan ke sejumlah destinasi ikonik lainnya, termasuk Pulau Peucang yang terkenal dengan pantai berpasir putih dan satwa liarnya, Karang Copong dengan pemandangan tebing karang yang eksotis, hingga Pulau Bocaan yang menawarkan keindahan alam yang masih sangat asri.

Eli berharap semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan Taman Nasional Ujung Kulon dan menikmati keindahan alamnya. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan selama berwisata.

“Taman Nasional Ujung Kulon seluruh alamnya sangat indah dan layak dikunjungi. Datanglah ke Banten, namun dengan catatan bahwa alam Banten yang indah ini harus kita jaga bersama dan jangan sampai dicemari,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Bekasi, Jawa Barat, Dinda yang datang bersama kerabatnya Ade mengaku terkesan dengan keindahan Pulau Peucang yang untuk pertama kalinya ia kunjungi.

“Ini pertama kali saya ke Pulau Peucang. Seru dan keren banget. Saat sampai di sini ternyata pemandangannya benar-benar seindah yang saya lihat di media sosial. Banyak satwa liar yang bisa dilihat langsung di habitatnya,” kata Dinda.

Ia mengaku pengalaman berwisata di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon memberikan kesan yang mendalam dan membuatnya ingin kembali berkunjung.

“Lokasinya ternyata sebagus yang ada di media sosial, bahkan lebih indah. Sepertinya kami akan kembali lagi ke sini,” ujarnya.

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan kawasan konservasi yang berada di ujung barat Pulau Jawa dan menjadi habitat terakhir badak cula satu di dunia. Kawasan ini juga dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, pantai-pantai eksotis, hutan tropis yang masih alami, serta gugusan pulau yang menjadi daya tarik wisata unggulan Provinsi Banten.

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Lewat Peran Sebagai Sahabat Keluarga, PKK Banten Optimistis Kesejahteraan Masyarakat Merata
DLH Kota Tangerang Perkuat Kolaborasi Lingkungan Melalui Rangkaian HLH 2026
Asda III Banten Ajak Insan Pers dan Masyarakat Bersinergi Bangun Daerah
Sport Tourism Jadi Strategi Banten, Andra Soni Optimistis Ekonomi Daerah Meningkat
Percasi Kabupaten Tangerang Miliki 28 Klub, Pembinaan Atlet Catur Kian Berkembang
Perkuat Infrastruktur Desa, Satbrimob Polda Banten Bangun Kembali Jembatan di Bayah
Imigrasi Serang Perkuat Pelayanan Publik dengan Program Paspor Hari Sabtu
Rektor UIN SMH Banten, Tidak Tolerir Pelaku Pelecehan dan Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:12 WIB

Pesona Ujung Kulon Kian Mendunia, Banten Siap Tarik Wisatawan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 16:48 WIB

Lewat Peran Sebagai Sahabat Keluarga, PKK Banten Optimistis Kesejahteraan Masyarakat Merata

Senin, 8 Juni 2026 - 07:00 WIB

DLH Kota Tangerang Perkuat Kolaborasi Lingkungan Melalui Rangkaian HLH 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:10 WIB

Asda III Banten Ajak Insan Pers dan Masyarakat Bersinergi Bangun Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:08 WIB

Sport Tourism Jadi Strategi Banten, Andra Soni Optimistis Ekonomi Daerah Meningkat

Berita Terbaru