Shin Tae-yong Resmi Latih Persija, Ditarget Rebut Mahkota Liga dari Persib

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru Persija. (Jennus)

Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru Persija. (Jennus)

Pengumuman resmi yang disampaikan manajemen Persija, Senin (8/6/2026), menandai dimulainya babak baru bagi klub ibu kota. Shin datang menggantikan Mauricio Souza, pelatih yang membawa Persija finis di peringkat ketiga musim lalu, di bawah Persib Bandung dan Borneo FC. Hasil itu belum cukup memenuhi dahaga pendukung Persija yang telah menunggu mahkota liga sejak 2018.

Bagi Shin, Jakarta bukanlah kota yang asing. Selama lima tahun menangani tim nasional Indonesia, ia mengenal atmosfer sepak bola ibu kota, mulai dari Stadion Utama Gelora Bung Karno hingga Jakarta International Stadium (JIS). Kedekatan itu menjadi salah satu alasan utama dirinya menerima tawaran Persija.

“Saya sangat mengenal Jakarta dan Persija. Selama melatih timnas Indonesia, saya melihat Persija sebagai salah satu tim terbaik di Indonesia,” ujar Shin dalam perkenalan resminya di JIS.

Pelatih berusia 57 tahun itu tidak sekadar datang membawa pengalaman internasional. Ia juga membawa ambisi untuk membangun kembali identitas permainan Persija. Menurut dia, target utama bukan hanya meraih hasil terbaik di klasemen, melainkan menghadirkan kembali permainan yang mampu membangkitkan antusiasme para pendukung.

“Target saya tentu mendapatkan prestasi yang baik. Saya ingin para pendukung Persija kembali menikmati permainan tim ini. Jika pemain dan pelatih bisa menyatu, kami memiliki peluang untuk berada di posisi terbaik,” kata Shin.

Penunjukan Shin juga menghadirkan keuntungan tersendiri bagi Persija. Sebagian besar pemain inti Macan Kemayoran merupakan nama-nama yang pernah bekerja di bawah asuhannya saat membela tim nasional Indonesia. Kapten tim Rizky Ridho, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, hingga Rayhan Hannan merupakan bagian dari generasi yang tumbuh dalam sistem permainan yang dibangun Shin.

Presiden Persija Mohammad Prapanca meyakini faktor kedekatan tersebut akan mempercepat proses adaptasi. Menurut dia, fondasi hubungan antara pelatih dan pemain telah terbentuk jauh sebelum Shin menginjakkan kaki di ruang ganti Persija.

“Sebagian besar pemain sudah pernah berada di bawah arahan Coach Shin. Itu menjadi modal yang membuat proses pembentukan tim bisa berjalan lebih cepat,” ujar Prapanca.

Namun, proyek yang ditawarkan Persija kepada Shin tidak berhenti pada target jangka pendek mengejar gelar juara. Kontrak berdurasi tiga tahun disiapkan sebagai bagian dari rencana pembangunan yang lebih luas, termasuk pengembangan akademi dan pembinaan pemain muda.

Manajemen berharap pengalaman Shin dalam membangun generasi baru sepak bola Indonesia dapat diterapkan di Persija. Dengan kata lain, kedatangan mantan pelatih timnas Indonesia itu bukan hanya untuk memenangkan pertandingan, melainkan juga membangun fondasi yang lebih kokoh bagi masa depan klub.

Di tengah persaingan yang semakin ketat dengan kekuatan seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Bali United, tantangan yang menunggu Shin tidak ringan. Akan tetapi, bagi Persija, keputusan menunjuk sosok yang pernah membawa Indonesia menembus fase baru sepak bola nasional adalah bentuk keyakinan bahwa jalan menuju kejayaan membutuhkan lebih dari sekadar pergantian pelatih.

Kini, harapan itu bertumpu pada satu nama: Shin Tae-yong. Dari Jakarta, ia memulai perjalanan baru, membawa mimpi lama Persija untuk kembali berdiri di puncak sepak bola Indonesia. (ihd)

Berita Terkait

Petarung Indonesia Bilal Hasan Tembus UFC, Dana White Tak Sabar Saksikan Debutnya
Arsenal Tutup Pramusim dengan Kemenangan atas Como lewat Adu Penalti
Jorge Martin Rebut Pole MotoGP Inggris, Aprilia Kuasai Baris Terdepan
Indonesia Tertahan, Hasil Imbang Lawan Singapura Gagalkan Langkah ke Semifinal AFF 2026
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Tundukkan Persib Lewat Adu Penalti Dramatis
Rivera: Persebaya Siap Hadapi Persib, Final Piala Presiden Jadi Ujian Kekuatan
Vinales Digantikan Pebalap Cadangan di MotoGP Inggris, Red Bull: Ini Tak Diinginkan
Igor Tekankan Pemulihan Fisik Persib di Tengah Jeda Singkat Final Piala Presiden

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Petarung Indonesia Bilal Hasan Tembus UFC, Dana White Tak Sabar Saksikan Debutnya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Arsenal Tutup Pramusim dengan Kemenangan atas Como lewat Adu Penalti

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Jorge Martin Rebut Pole MotoGP Inggris, Aprilia Kuasai Baris Terdepan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:48 WIB

Indonesia Tertahan, Hasil Imbang Lawan Singapura Gagalkan Langkah ke Semifinal AFF 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Tundukkan Persib Lewat Adu Penalti Dramatis

Berita Terbaru