Wamendagri Bima Arya Dorong Sinergi Sipil-Militer untuk Hadapi Ancaman Global

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya penguatan kerja sama sipil dan militer sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan ketahanan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Eksekutif bagi Personel TNI di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Bela Negara Kementerian Pertahanan RI, Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026).

Bima menjelaskan, dinamika global yang ditandai dengan rivalitas kekuatan besar, krisis ekonomi dan energi, serta meningkatnya ancaman nontradisional menuntut penguatan sinergi antara unsur sipil dan militer. Menurutnya, stabilitas merupakan prasyarat utama bagi keberlangsungan pembangunan dan peningkatan daya saing bangsa.

“Sipil dan militer harus bekerja sebagai satu ekosistem, bukan dua kutub yang saling berhadapan,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa stabilitas, berbagai aspek strategis negara berpotensi terganggu, mulai dari menurunnya investasi, meningkatnya potensi konflik, hingga terhambatnya pembangunan. Oleh karena itu, sinergi yang dibangun harus mampu menjaga keseimbangan antara supremasi sipil dan efektivitas militer dalam kerangka demokrasi.

Lebih lanjut, Bima memaparkan sejumlah strategi penguatan kerja sama sipil dan militer, antara lain melalui kejelasan peran dan batas kewenangan, penguatan sistem peringatan dini, perencanaan dan koordinasi terpadu, peningkatan kapasitas, serta pengawasan sipil yang akuntabel. Ia juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan, komunikasi yang intensif, kepemimpinan inklusif, serta kesamaan visi lintas sektor.

“Demokrasi itu supremasi sipil ‘like it or not’ supremasi sipil, tetapi kita membutuhkan kepemimpinan yang efektif,” ujarnya.

Bima menegaskan, kerja sama sipil-militer yang ideal adalah yang mampu menghadirkan kekuatan negara yang efektif, demokratis, responsif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, sinergi tersebut tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga memperkuat ketahanan nasional secara berkelanjutan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemerintah Pastikan Bantuan Berlanjut, Penyintas Bener Meriah Bersiap Menuju Huntap
Upaya Penanganan Lubang Raksasa di Aceh Tengah Masuki Tahap Stabilisasi
BIB 2026 Dibuka, Kemenag Longgarkan Syarat Alumni Madrasah untuk Perluas Akses Studi
Kunjungan Wapres ke Papua Tekankan Penguatan Infrastruktur dan Stabilitas
Mendagri Tito Karnavian Dorong Optimalisasi APBD dan Investasi untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Sinergi Forkopimda Didorong untuk Wujudkan Pemerintahan Bersih dari Korupsi
Dorong Energi Bersih, Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Insentif Pajak Kendaraan Listrik
Musrenbang Tito Karnavian RKPD Sumut 2027, Mendagri Ingatkan Pentingnya Perencanaan Berbasis Aspirasi

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:43 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Sinergi Sipil-Militer untuk Hadapi Ancaman Global

Kamis, 23 April 2026 - 20:37 WIB

Pemerintah Pastikan Bantuan Berlanjut, Penyintas Bener Meriah Bersiap Menuju Huntap

Kamis, 23 April 2026 - 20:29 WIB

Upaya Penanganan Lubang Raksasa di Aceh Tengah Masuki Tahap Stabilisasi

Kamis, 23 April 2026 - 16:02 WIB

BIB 2026 Dibuka, Kemenag Longgarkan Syarat Alumni Madrasah untuk Perluas Akses Studi

Kamis, 23 April 2026 - 14:00 WIB

Kunjungan Wapres ke Papua Tekankan Penguatan Infrastruktur dan Stabilitas

Berita Terbaru