JENDELANUSANTARA.COM, Ogan Ilir — Ketua TP PKK Sumatera Selatan, Feby Deru, melakukan kunjungan kerja ke TP PKK Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (23/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan program kerja PKK di daerah.
Di hadapan jajaran pengurus, Feby Deru menegaskan bahwa program kerja PKK tidak boleh berhenti pada tahap perencanaan. Ia meminta agar pertemuan rutin dan kegiatan lapangan dilaksanakan secara konsisten sebagai bentuk evaluasi berkala.
“Saya ingin melihat langsung progresnya, apa yang sudah berjalan baik dan apa kendalanya. Jangan sampai program kerja hanya di atas kertas. Harus ada pertemuan rutin untuk mengecek pelaksanaannya,” ujar Feby Deru.
Dalam kesempatan tersebut, Feby juga membawa hasil Rapat Koordinasi (Rakon) PKK dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda tingkat Provinsi Sumsel yang baru digelar. Ia mendorong agar hasil rakon tersebut dapat diadopsi secara berjenjang oleh TP PKK kabupaten/kota, termasuk Ogan Ilir.
“Sepuluh program pokok PKK bersifat fleksibel. Silakan dieksekusi sesuai kearifan lokal dan kondisi wilayah. Kuncinya ada pada kreativitas pengurus,” tambahnya.
Selain itu, Feby Deru turut menyerahkan bantuan stimulan kepada TP PKK Ogan Ilir sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program di daerah.
Kehadiran Ketua TP PKK Sumsel tersebut mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani, menyebut kunjungan ini menjadi energi baru bagi PKK Ogan Ilir sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Terima kasih Ibu Ketua yang telah turun langsung. Ini menjadi penyemangat bagi kami. Pembinaan seperti ini penting agar program PKK Ogan Ilir semakin terarah dan berdampak,” ungkap Ardani.
Sementara itu, Ketua TP PKK Ogan Ilir, Thika Alamsjah Panca Wijaya, menjelaskan bahwa sepanjang 2025, fokus program kerja PKK Ogan Ilir adalah penguatan dan ketahanan keluarga. Tiga sasaran utama yang menjadi prioritas yakni keluarga binaan PKK, peningkatan peran perempuan, serta pengembangan UP2K sebagai motor penggerak ekonomi keluarga.
“Melalui monev ini, kami berharap seluruh program prioritas PKK dapat selaras dari tingkat provinsi hingga desa, serta benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.(LSI)
Sumber : Adpim Sumsel














