Forum Srawung Warga Jogja, Hasto Ingatkan Pentingnya Akhlak dan Mental

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya moral dan kesehatan mental, dalam Forum Ukhuwah Islamiyah DIY bertajuk Srawung Warga Jogja di Masjid Jogokariyan, Minggu (19/4/2026).

Ia menyebut masa depan kota sangat bergantung pada kualitas manusianya.
‎“Lebih dari 95 persen kekuatan Kota Yogyakarta itu ada pada SDM, bukan sumber daya alam,” ujar Hasto.

Ia menekankan bahwa kreativitas, moral, dan akhlak masyarakat menjadi fondasi utama pembangunan.

“Kalau manusianya kreatif, bermoral, dan berakhlak baik, insya Allah kita bisa maju,” tambahnya.

Hasto juga mengingatkan pesan leluhur melalui semangat “bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya fisik, tetapi harus dimulai dari pembentukan karakter.

“Kalau jiwanya kuat, moralnya baik, pembangunan fisik akan mengikuti,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia memaparkan capaian penurunan stunting yang kini mencapai sekitar 8 persen di Kota Yogyakarta.

Namun, ia mengingatkan adanya ancaman lain.

“Stunting turun, tapi gangguan mental meningkat, dari 6,1 persen menjadi 9,8 persen. Ini harus jadi perhatian serius,” ujarnya.

Ia juga menyoroti fenomena gangguan mental seperti sikap sombong hingga “I know syndrome”.

“Merasa paling tahu, tidak mau menerima pendapat orang lain, ini bisa berkembang jadi perilaku toksik,” kata Hasto.

Di akhir, ia menegaskan kebijakan pelarangan minuman beralkohol sebagai upaya menjaga moral dan kesehatan. “Ini bagian dari ikhtiar kita melindungi masyarakat,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

Tinjau DIY, Menko AHY Fokus Sekolah Rakyat dan Green Corridor
Kalurahan Condongcatur Lakukan Terobosan, Ketua hingga Bendahara RT/RW Dikukuhkan Bersamaan
UMY Kembangkan Model Pembelajaran Inklusif bagi Siswa Berkebutuhan Khusus
UU PPRT Perlu Pengawasan dan Penegakan Hukum yang Konsisten
Green Investing Jadi Sorotan dalam Kuliah Dosen UMY di Australia
Yoyock Suryo: Seni Rupa Kulon Progo Butuh “Generator” Penggerak
Workshop Seni Rupa Jadi Langkah Strategis Kembangkan Perupa Kulon Progo
Seorang Pengusaha Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Yogyakarta

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:12 WIB

Tinjau DIY, Menko AHY Fokus Sekolah Rakyat dan Green Corridor

Jumat, 24 April 2026 - 15:02 WIB

Kalurahan Condongcatur Lakukan Terobosan, Ketua hingga Bendahara RT/RW Dikukuhkan Bersamaan

Jumat, 24 April 2026 - 14:38 WIB

UMY Kembangkan Model Pembelajaran Inklusif bagi Siswa Berkebutuhan Khusus

Jumat, 24 April 2026 - 13:37 WIB

UU PPRT Perlu Pengawasan dan Penegakan Hukum yang Konsisten

Jumat, 24 April 2026 - 12:34 WIB

Yoyock Suryo: Seni Rupa Kulon Progo Butuh “Generator” Penggerak

Berita Terbaru

Yogyakarta

Tinjau DIY, Menko AHY Fokus Sekolah Rakyat dan Green Corridor

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:12 WIB

Dosen FH UMY, Biantara Albab, S.H., M.Si.,

Yogyakarta

UU PPRT Perlu Pengawasan dan Penegakan Hukum yang Konsisten

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:37 WIB