Seorang Pengusaha Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Yogyakarta

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Warga Klitren geger setelah ditemukannya mayat seorang pria berinisial RR (65), warga Bangka Belitung, ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan Klitren, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Penemuan ini langsung menggegerkan warga sekitar yang sebelumnya mencurigai korban tidak terlihat beraktivitas selama beberapa hari.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R. Anton Budi Susilo, mengatakan peristiwa itu bermula dari kecurigaan saksi.

“Saksi merasa janggal karena korban tidak terlihat keluar kamar sejak Selasa (21/4),” ujarnya kepada wartawan, Jumat (24/4).

Menurut Anton, berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat keluar kamar sekitar pukul 12.39 WIB dan kembali masuk pada pukul 13.26 WIB di hari yang sama.

“Setelah itu korban tidak terlihat lagi keluar kamar, sehingga menimbulkan kecurigaan,” jelasnya.

‎Karena pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam, saksi kemudian berinisiatif memanggil tukang kunci.

“Pembukaan pintu dilakukan dengan disaksikan Bhabinkamtibmas dan ketua RT setempat,” kata Anton.

Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar.

“Korban ditemukan tergeletak di dalam kamar kos, sudah tidak bernyawa,” ungkapnya.

Petugas dari Polsek Gondokusuman bersama tim Inafis Polresta Yogyakarta langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Korban diketahui tinggal sendiri sejak Juli 2025 dan berprofesi sebagai pengusaha. Saat ini kasus masih dalam penanganan lebih lanjut,” pungkas Anton.

Berita Terkait

Fakultas Hukum UWM Buktikan Kualitas Akademik Lewat Kompetisi Debat Hukum 2026
BPBD Sleman Catat Dampak Angin Kencang, Rumah Warga dan Usaha Terdampak
Dibalik Popularitas Herbal Sachet, Ada Edukasi Konsumsi yang perlu dipahami
Pembunuhan Siswa Bantul Picu Keprihatinan, DPR Dorong Hukuman Maksimal bagi Pelaku
Ribuan Masyarakat Jogja Deklarasikan Komitmen Jaga Kondusivitas Kota
Akademisi Nilai Ukuran Relevansi Prodi Tak Bisa Hanya Berdasar Kebutuhan Industri
Komitmen Warga, Sekolah Lansia di Ngropoh Tetap Berjalan Meski Program Dihentikan
UMY Tingkatkan Kapasitas UMKM Jamu Gendong Lewat Pendekatan Islami dan Literasi Herbal

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:11 WIB

Fakultas Hukum UWM Buktikan Kualitas Akademik Lewat Kompetisi Debat Hukum 2026

Kamis, 30 April 2026 - 09:14 WIB

BPBD Sleman Catat Dampak Angin Kencang, Rumah Warga dan Usaha Terdampak

Kamis, 30 April 2026 - 08:58 WIB

Dibalik Popularitas Herbal Sachet, Ada Edukasi Konsumsi yang perlu dipahami

Kamis, 30 April 2026 - 08:53 WIB

Pembunuhan Siswa Bantul Picu Keprihatinan, DPR Dorong Hukuman Maksimal bagi Pelaku

Kamis, 30 April 2026 - 08:46 WIB

Ribuan Masyarakat Jogja Deklarasikan Komitmen Jaga Kondusivitas Kota

Berita Terbaru