Satu Remaja Hilang, Satu Selamat dalam Insiden Rip Current di Parangtritis

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Bantul -Peristiwa kecelakaan laut kembali terjadi di Pantai Parangtritis, Bantul, Minggu (19/4/2026) sore.

Seorang remaja dilaporkan hilang terseret arus, sementara satu korban lainnya berhasil diselamatkan petugas.

Kejadian ini bermula saat korban nekat bermain surfing tanpa prosedur yang benar.

“Korban datang sekitar pukul 16.00 WIB bersama temannya,” ungkap petugas di lokasi.

Menurut keterangan saksi, korban sempat meminta diajari surfing oleh seorang atlet. Namun permintaan tersebut ditolak karena sang atlet tengah memiliki jadwal mengajar.

“Sudah diingatkan tidak bisa, tapi korban tetap bermain sendiri tanpa izin meminjam papan,” ujar saksi Rhodiva Wahyu.

Tanpa disadari, korban dan rekannya menggunakan satu papan selancar dan masuk ke area berbahaya. Mereka kemudian terseret arus kuat atau rip current hingga ke tengah laut.

“Awalnya kami kira mereka latihan sesuai SOP, ternyata tidak,” kata petugas lainnya, Bima Sepiawan.

Melihat kejadian tersebut, atlet surfing bersama petugas yang berjaga langsung melakukan penyelamatan. Mereka berenang ke tengah laut menggunakan papan selancar dan pelampung.

“Satu korban berhasil kami selamatkan, tapi satu lagi terlepas saat ombak besar datang,” jelas petugas.

Hingga kini, satu korban bernama Angger Raditya Nanda (16) masih dalam pencarian. Sementara rekannya, Angga Hendra Saputra (16), berhasil selamat.

“Upaya pencarian terus dilakukan bersama tim dan warga sekitar,” tegas petugas. (waw)

Berita Terkait

Tinjau DIY, Menko AHY Fokus Sekolah Rakyat dan Green Corridor
Kalurahan Condongcatur Lakukan Terobosan, Ketua hingga Bendahara RT/RW Dikukuhkan Bersamaan
UMY Kembangkan Model Pembelajaran Inklusif bagi Siswa Berkebutuhan Khusus
UU PPRT Perlu Pengawasan dan Penegakan Hukum yang Konsisten
Green Investing Jadi Sorotan dalam Kuliah Dosen UMY di Australia
Yoyock Suryo: Seni Rupa Kulon Progo Butuh “Generator” Penggerak
Workshop Seni Rupa Jadi Langkah Strategis Kembangkan Perupa Kulon Progo
Seorang Pengusaha Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Yogyakarta

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:12 WIB

Tinjau DIY, Menko AHY Fokus Sekolah Rakyat dan Green Corridor

Jumat, 24 April 2026 - 15:02 WIB

Kalurahan Condongcatur Lakukan Terobosan, Ketua hingga Bendahara RT/RW Dikukuhkan Bersamaan

Jumat, 24 April 2026 - 14:38 WIB

UMY Kembangkan Model Pembelajaran Inklusif bagi Siswa Berkebutuhan Khusus

Jumat, 24 April 2026 - 13:37 WIB

UU PPRT Perlu Pengawasan dan Penegakan Hukum yang Konsisten

Jumat, 24 April 2026 - 12:34 WIB

Yoyock Suryo: Seni Rupa Kulon Progo Butuh “Generator” Penggerak

Berita Terbaru

Yogyakarta

Tinjau DIY, Menko AHY Fokus Sekolah Rakyat dan Green Corridor

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:12 WIB

Dosen FH UMY, Biantara Albab, S.H., M.Si.,

Yogyakarta

UU PPRT Perlu Pengawasan dan Penegakan Hukum yang Konsisten

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:37 WIB